Tuesday, December 23, 2014

Pengalaman menyedihkan yang membulatkan tekad

Saya ingin sedikit bercerita kenapa saya bersemangat sekali ketika ada kegiatan donor darah.Dimulai dari pengalaman yang sangat menyedihkan yang tak pernah terlupakan dalam hidup saya.Ketika saya berumur 11th ibu saya sakit keras,jantungnya bocor dan dia membutuhkan banyak darah pada saat itu,namun persediaan kantong- kantong gol darah A+ pada saat itu kosong.Sangat sulit sekali mencari orang yang rela mendonorkan darahnya hanya dengan alasan karena takut jarum.Ya Allah...hati saya menjerit-jerit seandainya gol.darah saya A+ saya rela memberikan semua darah saya agar ibu saya sembuh namun apa daya gol.darah saya B.Malang tak dapat ditolak akhirnya ibu saya meninggal jam 1siang.Semenjak saat itu saya bertekad saya harus menjadi pendonor darah agar tidak ada lagi orang lain yang bernasib sama seperti ibu saya.Saya dan ibu-ibu posyandu juga sangat giat memberi penyuluhan tentang manfaat donor darah dan merubah pandangan masyarakat yang mengatakan darah kita akan habis jika didonorkan. #BloodForMom

Sunday, November 9, 2014

Salah siapa kalau suami or pasangan kita direbut wanita lain???

Yupss..mau sedikit bercatcitcut yang ada dipikiran saya kali ini.Sebuah hubungan harus dilandasi rasa saling cinta..ya saling cinta.Tanpa ada rasa saling cinta sungguh sangat mustahil sebuah hubungan akan berlangsung lama *menurutsaya* .Tapi jika di tengah jalan dalam hubunganya orang2 yang saling mencintai ini mendapat cobaan alias godaan dari luar dan salah satu ada yang selingkuh nah tuh jadi salah siapa??? Nah itu pertanyaanya yang akan sedikit saya jawab *menurutsaya* lagi hehhe.

Sebagai penganut setiais alias setia saya suka geregetan sama orang yang mendekati sepasang kekasih ataupun suami istri secara intens dengan alasan *cuma curhat kok* *dia kan sahabat aku* *kita kan udah teman lama* yess alasan2 itu sungguh membuat saya muak.

Seharusnya nih yaa...tuh org ketiga ya mbooo mikir dikitlah gimana jika dia dalam posisi tuh pasangan sahabatnya.Banyak orang yang berpendapat juga jangan salahkan orang ketiga jika sebuah hubungan hancur karena tamu ga akan masuk jika tidak di persilahkan masuk.Saya kurang setuju dengan pendapat itu karena orang ketiga dalam sebuah hubungan adalah tamu yang memaksa masuk!!!

Sunday, April 13, 2014

 Smile is MAGIC 




 Lihat.....senyuman malaikat2 kecil saya :) senyuman2 mereka adalah salah satu sumber kekuatanku untuk tetap bertahan hidup dan benar2 ampuh sebagai obat lelah.Semua ibu pasti merasakan hal yag sama seperti saya,senyuman anak itu MAGIC yang benar2 memiliki kekuatan tersendiri.
Sebagai single parents yang tentunya benar2 #atruemultitasker setiap hari tentunya tenaga yang dikeluarkan tidak sedikit.Cleaning service,Driver,Koki,Teacher dan Bisnis woman inilah kegiatan saya setiap harinya.Kadang suka iri lihat para mommie yang punya suami yang hanya duduk manis dirumah dan mengurus anak tanpa harus susah payah banting tulang mencari uang.
Rasa iri itu muncul ketika saya sedang benar2 capek dg rutinitas hehe yahh wajar hehe tapi entah kenapa kalau lihat anak2 senyum kok rasa iri itu ilang gitu aja ya????
Yess...Smile is MAGIC


Wednesday, January 15, 2014

orang tua tunggal: Belajar menemukan kebahagiaan dari ANAK

orang tua tunggal: Belajar menemukan kebahagiaan dari ANAK: Wanita pada dasarnya memiliki rasa kasih sayang yang tanpa pamrih entah itu terhadap psangan,anak-anaknya maupun keluarganya.Intinya sih w...

Belajar menemukan kebahagiaan dari ANAK

Wanita pada dasarnya memiliki rasa kasih sayang yang tanpa pamrih entah itu terhadap psangan,anak-anaknya maupun keluarganya.Intinya sih wanita itu ingin sekali membahagiakan orang disekitar dia.
Bagi saya kebahagiaan saat ini dan selamanya adalah malaikat2 kecil saya ini Shakila alsanaza melvin & Kezia Elmira Melvin.Saya belajar menyayangi dengan tulus dari anak-anak saya.Seorang anak yang masih suci dan begitu polos tentunya dia memiliki rasa sayang yang sangat tulus kepada orang2 yang menyayangi dia dan dari mereka juga saya belajar memaafkan orang lain dengan ikhlas.
Seorang anak ketika dimarahi oleh orang tuanya dia mudah sekali memaafkan tapi mungkin dia tidak semudah untuk melupakannya hhehee.
Memaafkan dengan ikhlas dan menyanyangi dengan tulus itu akan timbul rasa bahagia yaa BAHAGIA.
Lihat saja anak-anak mereka selalu bahagia serasa tidak ada beban dipundaknyaya karena mereka memiliki hati yang begitu murni.
Kunci kebahagiaan adalah MEMAAFKAN DENGAN IKHLAS,MENYAYANGI DENGAN TULUS DAN BERSYUKUR... buat itut n cumut terimakasih yaa,,telah mengajarkan mama tentang banyak hal.. I LOVE YOU :*




Diskusi Kesehatan Bersama Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,

Assalamu'alaikum. Membahas pentingnya kebutuhan gizi untuk generasi lebih maju rasanya tak pernah ada habisnya karena ya memang ki...