Skip to main content

Hak Santunan Korban Kecelakaan Dan Sedikit Cerita Tentang Ira Guslina





Assalamu'alaikum..
Kali ini saya ingin menuliskan sedikit tentang moms blogger pemenang arisan link yaitu mba Ira Guslina.Saya bertemu dengan pemilik blog www.duniabiza.com ini saat ulang tahun KEB yang ke 5 di Senayan City,saat itu saya dan beliau dapat domain gratis karena bertanya ke mas Erwin saat itu.

Semenjak saat itu kita saling kontek -kontekan melalui inbox twitter .Wanita berkacamata berdarah minang ini sudah memiliki 2 orang anak dan tahu ga,beliau ini awalnya seorang wanita karir yang kemudian hijrah menjadi full time mommy.

Sebagian wanita mungkin sulit untuk memilih hijrah apalagi beliau yang saat bekerja itu sudah hilir mudik keluar negri gratis dari kantornya.Duh bisa kebayang donk gimana enaknya saat beliau menjadi wanita karir.Perlu diacungi 2 jempol ketika beliau memutuskan menjadi full time mommy dan blogger.



Saat ini beliau tidak memakai jasa baby sitter untuk mengurus anak anaknya.Beliau terjun langsung mengurus rumah dan anak anaknya.Wanita yang hobi menulis sejak SD ini kembali aktif ngeblog beberapa bulan kebelakang tepatnya di tahun 2015.,Kalau ngeblog sih sudah dari tahun 2009.



***

Saya pun coba menilik blog milik dia di www.duniabiza.com yang isinya aneka info lowongan ,info lomba ,parenting mau pun event.Ada satu postingan yang menarik dan patut di sebarkan menurut saya ,yaitu tentang "Hak Korban Kecelakaan" .Saat ini mungkin banyak yang kurang tau atau paham kalau ternyata korban kecelakaan itu mendapat santunan ,walau hanya kecelakaan di sebuah gang.

Jujur sih saya baru tahu kalau ternyata kecelakaan di sebuah gang itu bisa dapat santunan dari Jasa Raharja.Banyak yang takut melaporkan kecelakaan menuntut santunan yang menjadi hak nya akibat kelengkapan surat kendaraan dan tidak tahu alur meminta hak nya itu.
Perlu di garis bawahi bahwa Santunan yang menjadi hak kita tidak ada hubungan dengan kelengkapan kendaraan,jadi jangan takut untuk mencairkan santunan ini ya.



Kecelakaan yang mendapat santunan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum dan mulai dari luka ringan yang membutuhkan penanganan rumah sakit hingga luka besar.

 Apa saja yang harus dilakukan untuk bisa mencairkan santunan ?


  1. Lengkapi formulir yang sudah disediakan dan lengkapi data diri.Salah satu anggota keluarga korban( walau masih dalam posisi kemalangan ringan atau berat) dapat segera mendatangi kantor Jasa Raharja atau bisa juga menghubungi call center perusahaan untuk mengetahui teknis klaim .
  2. Pastikan dokumen dan bukti-bukti untuk klaim sah dan lengkap (foto foto,surat keterangan dari rumah sakit atau dokter)
  3. Setelah berkas lengkap dokumen akan diteliti dan proses pengajuan santunan akan dimulai.

Besar santunan yang di dapat :

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No.36 & 37/PMK.010/2008 Tanggal 28 Februari 2008, setiap korban kecelakaan di darat maupun laut mendapat santunan sebagai berikut :

  1. Biaya pengobatan di rumah sakit maksimal Rp 10jt
  2. Biaya santunan untuk korban yang mengalami cacat tetap maksimal Rp 25jt (besaran santunan dibedakan untuk setiap anggota tubuh yang cacat)
  3. Santunan untuk korban meninggal dunia di darat atau laut senilai Rp 25jt
  4. Santunan biaya penguburan bagi korban kecelakaan yang tidak memiliki ahli waris sebesar Rp 2jt

Untuk korban yang mengalami kecelakaan di udara ini dia besar bangunannya :

  1.  Hak korban untuk memperoleh biaya perawatan di rumah sakit maksimal Rp 25jt
  2. Jika mengalami cacat tetap santunan maksimal Rp 50jt
  3. Untuk korban kecelakaan yang meninggal dunia bangunannya yaitu Rp 50jt
  4. Untuk korban yang tidak memiliki ahli waris Jasa Raharja akan memberikan santunan Rp 2jt untuk penguburan
Masa kadaluarsa santunan Klaim jika :

  1. Permintaan diajukan dalam waktu lebih dari 6 bulan setelah terjadi kecelakaan 
  2. Tidak melakukan pengurusan pencairan santunan oleh keluarga padahal klaim sudah di setujui Perusahaan akan menunggu 3 bulan semenjak klaim disetujui sebelum akhirnya dianggap batal.
Siapa saja yang berhak menjadi Ahli Waris?

Santunan diberikan kepada ahli waris dengan prioritas skala berikut :

  1. Janda/duda yang sah
  2. Anak anaknya yang sah
  3. Orang Tua yang sah
  4. Apabila tidak ada ahli waris ,maka diberikan penggantian biaya penguburan .
Nah...itu dia tahap -tahapnya guys ini semua saya lihat dari tulisan mba Ira Guslina.Buat mba Ira Agustina semoga kita ketemu lagi ya di next event and keep blogging Semangat !!. 




Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Operasi Gigi Geraham Bungsu Pakai BPJS

Tanggal 20 Agustus 2015 saya operasi gigi geram bungsu kiri bawah.Ini adalah operasi gigi geraham bungsu saya yang ke dua (sebelumnya operasi gigi geraham bungsu kanan bawah). Kali ini saya memilih R.S Sari Asih Ciputat dengan alasan disini kita tidak di operasi di ruang operasi dan rawat inap.Maklum saya paling parno kalau dengar kata operasi karena saya sudah mengalami operasi cesar (sakit luar biasa),Operasi usus buntu dan operasi gigi.
Sebenarnya saya takut sekali karena untuk  melakukan operasi gigi geraham bungsu kedua kalinya tapi kalau di biarin malah kepala sering sakit,gigi nyut-nyutan sampe leher ya sudahlah akhirnya saya beranikan diri untuk operasi si gigi ini.
Operasi Gigi geraham bungsu dua-dua na saya memakai fasilitas BPJS.Yups..soalnya kalau bayar cash  satu gigi aja 2 juta lebih hampir 3 jutaan (sangat besar biaya ini buat saya).Adapun tahap-tahap yang kita lalui untuk menuju di eksekusinya si geraham bungsu jika pakai BPJS.
1.Kita minta rujukan ke Faskes 1 (kalau …

Launching Buku Strategi B25 dan Kata-Kata Lecutan Harian Karya Cipto Junaedy Penyemangat Memiliki Properti

Assalamu'alaikum..
Beberapa waktu lalu saya berkesempatan menghadiri acara Launching buku seri terbaru dari Bapak Cipto Junaedy di Gramedia, Central Park Mall Jakarta.Sepulang Kezia sekolah saya langsung meluncur ke Stasiun Pondok Ranji dan lanjut naik taksi bersama mak Echa karena kebetulan kita satu kereta ternyata.Sesampainya di Gramedia saya merasa cukup heran dan bingung melihat banner dengan tulisan  "Strategi Membeli Properti Tanpa Uang Tanpa Utang" saya terus bertanya-tanya dalam pikiran saya apa iya ya bisa? Apa mungkin ya? Ahhh saya makin tertarik dengan launching buku ini.


Setrika Philips HD 1173 Mendapatkan Rekor MURI Sebagai Setrika Bekerja Terlama

Assalamu'alaikum..

Sabtu , 30 Januari 2016 sore saya ke Carrefour Lebak Bulus ,Jakarta untuk mengadiri acara  Setrika Philips HD 1173 mendapatkan  rekor MURI ( Museum Rekor Indonesia ) sebagai #SetrikaBekerjaTerlama selama 200 jam non-stop.
Sebelumnya pada tanggal 22 Januari 2016 Philips Indonesia melepas kegiatan Roadshow Truk Setrika Philips keliling ke beberapa spot di Jababeka untuk membuktikan bahwa Setrika Philips HD 1173 itu tahan lama ,Carrefour Lebak Bulus menjadi detik terakhir tercapainya rekor MURI dan pas 200 jam.



Selama Roadshow Truk Setrika Philips mengadakan aktivitas menarik seperti lomba selfie,mencoba menyetrika dengan setrika philips HD 1173,games,lomba karoke dan doorprize yang berhadiah smart phone,sepeda dan voucher belanja.Untuk lomba selfie para peserta di minta posting foto di sebuah komen Fanpage Philips Home Living .
Tak hanya keseruan saja namun di roadshow ini Philips mengajak semua untuk turut menyumbang pakaian layak pakai yang akan disetrika lalu …