Monday, May 30, 2016


          Kali ini saya ingin membahas masalah kaitan rokok dengan Hari Tanpa Tembakau Sedunia bersama Kemenkes RI malu sih sebenarnya hadir disana  karena status saya mantan perokok tapi kalau di pikir-pikir ngapain malu toh saat ini saya mantan perokok yang sukses bisa keluar dari status perokok.
Malu memang sebenarnya untuk bercerita ini maupun tentang diri saya yang notabe nya mantan perokok.Saya merokok itu kelas 3 SMP, pada saat itu teman-teman saya yang kebanyakan laki-laki semuanya merokok namun entahlah mungkin karena akibat pergaulan juga saya merokok.


          Namun setelah berjaln 2 th saya mengalami pengalaman titik balik kehidupan saya hingga saya memutuskan untuk berhenti merokok.Awalnya memang sulit untuk berhenti namun dengan berjalanya waktu saya bisa sukses lepas dari barang itu.
Setiap hari di kantong saya tersedia permen Golia, jadi kalau kepengen banget merokok ya saya makan permen itu .Bahkan kalau lagi senggang saya terus makan permen itu dengan harpan bisa sukses lepas dari rokok.Kira - kira memakan waktu sampai 3 bulan lah saya selalu makan Golia sampai-sampai gigi saya ikut rusak haha tapi ga papa lah ya yang penting lepas dari barang itu



             Oke itu sedikit tentang saya dan yuk ah ini ulasan saya ketika saya hadir di Acara Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia bersama Kemenkes RI dan Indonesia Smoke-Free Agents .Saat ini industri rokok makin menggila dan bahkan sudah menyusup kepada remaja di Indonesia bahkan bukan remaja saja kali ya bahkan saat ini anak di bawah umur juga sudah merasakan rokok itu sendiri.Masih ingat tentang bocah yang bernama Aldi dan Sandi yang terkenal karena dengan usia mereka yang masih dini mereka sudah kecandu rokok? setelah melihat berita tersebu yang ada di benak saya kok miris ya,,para orang tua bahkan sanak sodara mereka hanya menganggap bocah itu sebagai bahan tertawaan atau lelucon.






ua harusnya lebih sadar kalau itu sama saja membunuh anak-anak mereka secara perlahan.Mereka kan sudah tahu senidri bahwa merokok itu bisa menyebabkan penyakit kronis seperti jantung,paru.Menurut survei makin kesini jumlah perokok semakin meningkat dan bahkan yang paling mencengangkan yaitu pada usia remaja ini lah yang terbanyak.
Mungkin karena saat ini industri rokok pintar mereka menjual produk mereka dengan cara yang asik seperti menjadi sponsor - sponsor event musik yang kebanyakan dihadiri oleh para usia remaja.



Hari tanpa tembakau sedunia






No comments:

Post a Comment