Skip to main content

Aneka Persiapan Dan Perlengkapan Backpacker Bersama si Kecil



Assalamu'alaikum..
Lagi santai ngopi tiba-tiba temen lama yang sekarang merantau di Bali kirim WA.Sempet kaget juga sih si Moti Cimot ini kirim WA soalnya sudah hampir 4 bulan ga ada kabarnya dan tiba-tiba dia nyuruh ke Bali dan nyaranin Backpacker an kaya dulu haha.Memang sih kalau ke Bali itu tidak hanya berjumpa ria sama si Moti ini tapi juga Shakila dan Kezia bisa ketemu papa nya juga disana, secara gitu ya anak-anak sudah 1th ga ketemu papa nya ๐Ÿ˜‚.

Saat si Moti bahas Backpacker saya jadi teringat dulu ketika saya backpacker sama Shakila ke Ciamis.Inget banget saat itu Shakila baru berusia sekitar 11 bulan dan saya hanya memiliki uang sekitar 250 ribu rupiah.Bisa di bilang pergi ke Ciamis itu untuk refreshing sih karena aaat itu kondisi saya lagi labil dan jenuh banget *maklum mama muda ya jadinya asal main pergi aja tanpa persiapan yang baik.




Waktu itu saya hanya membawa 1 tas ransel dan 1 tas jinjing isinya pun hanya beberapa lembar baju dan aneka keperluan Shakila.Dengan modal nekat dan uang secukupnya saya memutuskan untuk ke Ciamis.Dari rumah saya naik ojek ke Pool Primajasa yang berada di Ciputat dan naik Bus Primajasa Jakarta-Tasikmalaya.Waktu itu harga tiket masih 40 ribu rupiah dan saya hanya membeli 1 bangku aja hehe soale biar irit yes ๐Ÿ˜‚.

Selama perjalanan dari Jakarta sampai Cileunyi sih masih oke -oke aja Shakila nah pas di Nagrek itu mulai rungsing dia mungkin bosen kali ya dan saya baru sadar handphone saya ketinggalan di rumah dan katong cemilan ketinggalan di pool Primajasa  duhh bener deh teledor banget.Hampir sekitar setengah jam saya akhirnya bisa nenangin Shakila di dalam bus dan Alhamdulillahnya waktu itu Shakila masih full ASI jadi tidak begitu ribet harus buat susu formula.

Sekitar 6 jam saya sampai di Terminal Indihiang dan lanjut lagi naik mobil Elf menuju Ciamis.Saya dari rumah punya niat untuk refresing kesana dan sudah ada list tempat-tempat yang harus saya kunjungi disana.Sesampainya di Ciamis itu malam, inget banget Nenek saya kaget, saya ke kampung cuma berdua bawa Shakila yang masih bayi hehe akhirnya saya nginap di rumah nenek.Paginya saya kerumah teman kecil saya dan ngajak dia menemani saya berpetualang selama 2 hari di Ciamis.Awalnya sih dia ga mau dia mempermasalahkan Shakila yang masih bayi takut kenapa-kenapa katanya ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.

Akhirnya dia pun luluh dan mau menemani saya, tempat pertama yang saya kunjungi Gunung Sawal, saya kesana itu ada 3 kali nyegat mobil bak terbuka haha alasannya biar hemat dan PR banget deh ya kalau mau berpetualang itu harus ada persiapan yang mateng apalagi bawa anak.Nah temen saya ini sih udah siap semuanya mulai dari tenda sampe kompor kecil dan segala macam bahan makanan tapi ada yang ketinggalan yaitu SELIMUT.Jadi pas sore menjelang malam itu suasana disana udah dingin banget dan Shakila akhirnya pakai beberapa double baju saya dan juga jaket tebal, kaos kaki aja sampe 3 lapis.

Alhamdulillah sepanjang malam di gunung itu Shakila anteng tidurnya.Sayanya yang khawatir sepanjang malam takut besoknya dia demam atau flu gitu.Paginya saya dapat kabar menyedihkan, teman saya tidak mau melanjutkan menemani saya berpetualang di Ciamis malah dia suruh saya diem aja di rumah nenek, alasanya sih takut katempuhan atau kesalahan gitu ajak kelayaban bawa bayi dan takut kenapa-kenapa.Disitu saya sadar iya juga sih kita ga boleh egois, sebenarnya sih boleh - boleh aja kita backpacker bawa anak tapi memang kudu dengan persiapan yang matang.

Teringat hal itu saya ingin mencoba share sebaiknya apa saja sih yang harus di persiapan ketika backpacker membawa anak :


  • Lihat kondisi si kecil
Kalau orang dewasa mungkin masih bisa di bilang kuat secara fisik maupun antibody namun namanya anak ada yang kuat antibody nya ada yang rentan, nah disini kita sebagai orang tua harus lihat atau cek kondisi si anak dulu apakah dia fit atau tidak.Walau pun kita ngebet banget pengen pergi tapi kita jangan egois ketika anak kurang fit tapi kita malah menganggapnya enteng.

  • Membawa lebih banyak keperluan si Kecil
Namanya pergi jauh bahkan berhari-hari anak itu pasti gonta ganti baju atau diapers agar tetap merasa nyaman.Nah kita harus mempersiapkan baju si kecil lebih banyak lagi agar si kecil tetap merasa hangat dan nyaman.

Jangan lupa membawa perlengkapan si kecil (minyak telon atau minyak kayu , bedak, cream anti nyamuk, perlengkapan mandi,cemilan,mainan 2 atau 3, tisue basah, diapers lebih banyak).Kaos kaki dan alaskaki yang nyaman juga perlu diperhatikan.
Untuk jaketnya kalau bisa pakai yang ada .


  • Pemilihan Ransel
Untuk pemilihan ransel sendiri harus yang kuat dan nyaman di pakai, perhatikan tali pada ransel dan bantalan atau busa pada belakangnya.


  • Obat-obatan
Kita ga pernah tahu apa yang terjadi saat kita dalam perjalanan tapi setidaknya kita harus mempersiapkan kotak P3K mini yang berisi obat pokok.

  • Hand phone, kabel charger dan powerbank
Barang yang satu ini menurut saya penting banget di bawa tentunya agar kita bisa berkomunikaai dengan yang lain atau sekedar foto-foto maupun memanfaatkan google maps di dalamnya.

  • Uang dan ATM
Pastilah ya kita harus menyiapkan budget uang tunai walaupun kita sedang traveling ala ala backpacker gitu.

  • Tanda pengenal
Jangan lupa membuat ID atau tanda pengenal sendiri untuk anak kita dan kita juga.Untuk anak-anak bisa di buat dari kertas lalu di laminating.

  • Persiapkan mental
Namanya jauh dari rumah dan segala sesuatunya terbatas kita harus menyiapkan mental kita, jangan sedikit-sedikit mengeluh.

Itu saja sih persiapan sebelum kita backpacker membawa anak





Comments

  1. Tipsnya keren. Pesan aaya sih, hati-hati di jalan yah bu.

    ReplyDelete
  2. tapi kalau aku masih serem kalau mau bacpackeran... btw tipsnya keren bisa jadi pertimbangan.

    ReplyDelete
  3. Hati-hati di jalan mbak, bawa anak kecil. Salam blogger.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Operasi Gigi Geraham Bungsu Pakai BPJS

Tanggal 20 Agustus 2015 saya operasi gigi geram bungsu kiri bawah.Ini adalah operasi gigi geraham bungsu saya yang ke dua (sebelumnya operasi gigi geraham bungsu kanan bawah). Kali ini saya memilih R.S Sari Asih Ciputat dengan alasan disini kita tidak di operasi di ruang operasi dan rawat inap.Maklum saya paling parno kalau dengar kata operasi karena saya sudah mengalami operasi cesar (sakit luar biasa),Operasi usus buntu dan operasi gigi.
Sebenarnya saya takut sekali karena untuk  melakukan operasi gigi geraham bungsu kedua kalinya tapi kalau di biarin malah kepala sering sakit,gigi nyut-nyutan sampe leher ya sudahlah akhirnya saya beranikan diri untuk operasi si gigi ini.
Operasi Gigi geraham bungsu dua-dua na saya memakai fasilitas BPJS.Yups..soalnya kalau bayar cash  satu gigi aja 2 juta lebih hampir 3 jutaan (sangat besar biaya ini buat saya).Adapun tahap-tahap yang kita lalui untuk menuju di eksekusinya si geraham bungsu jika pakai BPJS.
1.Kita minta rujukan ke Faskes 1 (kalau …

Launching Buku Strategi B25 dan Kata-Kata Lecutan Harian Karya Cipto Junaedy Penyemangat Memiliki Properti

Assalamu'alaikum..
Beberapa waktu lalu saya berkesempatan menghadiri acara Launching buku seri terbaru dari Bapak Cipto Junaedy di Gramedia, Central Park Mall Jakarta.Sepulang Kezia sekolah saya langsung meluncur ke Stasiun Pondok Ranji dan lanjut naik taksi bersama mak Echa karena kebetulan kita satu kereta ternyata.Sesampainya di Gramedia saya merasa cukup heran dan bingung melihat banner dengan tulisan  "Strategi Membeli Properti Tanpa Uang Tanpa Utang" saya terus bertanya-tanya dalam pikiran saya apa iya ya bisa? Apa mungkin ya? Ahhh saya makin tertarik dengan launching buku ini.


Setrika Philips HD 1173 Mendapatkan Rekor MURI Sebagai Setrika Bekerja Terlama

Assalamu'alaikum..

Sabtu , 30 Januari 2016 sore saya ke Carrefour Lebak Bulus ,Jakarta untuk mengadiri acara  Setrika Philips HD 1173 mendapatkan  rekor MURI ( Museum Rekor Indonesia ) sebagai #SetrikaBekerjaTerlama selama 200 jam non-stop.
Sebelumnya pada tanggal 22 Januari 2016 Philips Indonesia melepas kegiatan Roadshow Truk Setrika Philips keliling ke beberapa spot di Jababeka untuk membuktikan bahwa Setrika Philips HD 1173 itu tahan lama ,Carrefour Lebak Bulus menjadi detik terakhir tercapainya rekor MURI dan pas 200 jam.



Selama Roadshow Truk Setrika Philips mengadakan aktivitas menarik seperti lomba selfie,mencoba menyetrika dengan setrika philips HD 1173,games,lomba karoke dan doorprize yang berhadiah smart phone,sepeda dan voucher belanja.Untuk lomba selfie para peserta di minta posting foto di sebuah komen Fanpage Philips Home Living .
Tak hanya keseruan saja namun di roadshow ini Philips mengajak semua untuk turut menyumbang pakaian layak pakai yang akan disetrika lalu …