Wednesday, March 16, 2016

Lawan Anemia ,Tingkatkan Semangat Berkarya Melalui Kampanye Indonesia Bebas Anemia



Assalamu 'alaikum.
Jakarta , 16 Maret 2016 JS Luwansa Hotel saya hadir di acara kampanye Indonesia Bebas Anemia bersama Merck dan Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) .Kampanye ini memiliki slogan Lawan Anemia ,Tingkatkan Semangat Berkarya .


Sebelum acara dimulai saya mencoba mampir ke Tanya Anemia Center dan memeriksa apakah saya menderita anemia atau tidak.Setelah menjalani serangkaian tes dan menjawab pertanyaan dan keluar hasilnya.
Hasil tes tersebut saya mendapat nilai 6 dan ini termasuk saya mengalami anemia.
Belum bertanya banyak akhirnya acara pun dimulai dengan sapaan MC kepada seluruh undangan.



Nara sumber pertama yaitu DR .Dr. Yustina Anie Indriastuti , Msc, SpGK wakil ketua PP -PDGMI yang menjelaskan tentang anemia.

Anemia adalah kondisi tidak sehat dimana kadar hemoglobin darah lebih rendah dari normal.

Dan apa itu Hemoglobin?

Hemoglobin adalah suatu zat dalam sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi seluruh jaringan tubuh seperti otot dan otak.

Peran oksigen sendiri sangat penting karena oksigen sangat di perlukan oleh jaringan tubuh seperti otot dan otak untuk melakukan fungsinya,jika kekurangan oksigen maka fungsi otak dan otot akan terganggu .
Hemoglobon sendiri terbentuk dari gabungan protein dan zat besi.

Gejala yang terkena anemia sebenarnya mudah di kenali ,seperti penurunan kondisi fisik secara drastis yang menyebabkan :

1. 5 L : Lemah,letih,lesu,lelah dan lunglai
2. Pucat (mata,kuku,kulit,bibir dan telapak tangan)
3. Sakit Kepala
4. Pusing  *kepala terasa berputar
5. Mata berkunang -kunang
6. Mudah mengantuk
7. Mudah Capek
8. Sulit konsentrasi

Penyebab anemia :

1.Rendahnya asupan zat gizi yang penting untuk pembuatan Hemoglobin /Hb :asam folat ,zat besi ,vitamin B12 dan protein.

2.Malaria : Penderita malaria juga menyebabkan anemia karena pecahnya sel darah merah.

3.Pendarahan : Infeksi usus karena kecacingan,trauma atauvluka juga bisa menyebabkan anemia.

4.Penderita Infeksi Kronis : TBC ,HIV/AIDS .

5.Penderita Thalasemia : Kelainan darah secara genetik yang menyebabkan anemia karena sel darah merah cepat pecah .

Gejala dan penyebab anemia sudah saya jabarkan namun bagaimana anemia di Indonesia??.Menurut survei 1 dari 5 orang di Indonesia menderita anemia dan sebagian besar anemia terjadi akibat kekurangan zat besi.

Kebanyakan masyarakat Indonesia mengkonsumsi bahan makanan berasal dari Nabati ,sementara sumber zat besi nabati itu sulit di serap oleh tubuh dan akibatnya rata-rata makanan penduduk Indonesia mengandung zat besi yang rendah dari kebutuhan setiap harinya.

Makanan apa saja sih yang kaya Zat besi?

1.Bahan makanan hewani seperti ati,daging (sapi & kambing ),unggas ( ayam,bebek,burung) dan ikan.

2.Bahan makanan nabati (Tumbuh -tumbuhan ) yang berwarna hijau tua seperti bayam ,daun singkong ,kangkung) namun bahan makan nabati ini penyerapan nya cukup rendah .


Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi penyerapan zat besi dari sumber nabati .

1.Faktor Promotor (Meningkatkan penyerapan)
 *Daging ,ikan dan unggas
  *Vitamin C

2 .Faktor Inhibitor (menghambat)
* Penghambat : (teh hitam ,kopi),kalsium,fosfor,serat,fitat
* Tanin : mengikat besivdan merusak struktur protein
* Fitat : mengikat dan menghambat penyerapan zat besi.

Apa saja dampak anemia ?

Tentunya segala sesuatu yang tidak baik untuk tubuh mengakibatkan dampak yang di timbulkan ,lalu apa saja dampak anemia bagi tubuh?

1.Daya Tahan Tubuh
    Anemia mempengaruhi daya tahan tubuh penderitanya.Daya tahan tubuh si penderita biasanya menurun.

2. Prestasi Belajar
    Anemia bersampak pada prestasi belajar ataupun terganggunya konsentrasi .

3.Kebugaran
   Penderita anemia kebugaran tubuhnya terganggu dan penderita juga tidak semangat menjalani hidup dan cenderung sering 5 L (lemas,lelah,letih,lunglai )

4.Infeksi
   Bagi penderita anemia mudah sekali infeksi .

5.Menurunya  Produktivitas Kerja
   Penderita anemia yang mengalami 5 L dan sering pusing tentunya sangat menggangu produktivitas dalam bekerja.

Anemia dapat di alami oleh siapa saya perempuan,laki-laki dan bisa juga anak -anak.Namun dampak pada wanita  usia subur (WUS) itu sangat tinggi seperti pada saat menstruasi dan masa pertumbuhan.Lalu wanita memasuki kehamilan dan pasa saat saat seperti ini kebutuhan zat besi meningkat dari biasanya.

Untuk wanita yang sedang hamil jika mengalami anemia itu sangat berbahaya untuk ibu dan janinnya.
Jika si ibu menderita anemia maka bisa jadi bayi akan lahir dengan berat badan rendah dan si ibu bisa mengalami pendarahan saat melahirkan.


Bagaimana cara mencegah anemia? 


  • Mengkonsumsi  makanan gizi seimbang,termasuk makanan kayabsumber zat besi dari sumber makanan hewani.
  • Mengkonsumsi makanan yang meningkatkan penyerapan zat besi seperti jeruk dan makanan hewani.
  • Tidak mengkonsumsi Teh,kopi atau susu saat bersamaan saat makan karena akanbmenurunkan penyerapan zat besi ,lebih baik minum air putih setelah makan.
  • Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran.

Apa itu Tablet Tambah Darah (TTD) ?

Tablet Tambah Darah yaitu suplemen yang berisi zat besi dan asam folat yang berfungsi untuk membantu pembentukan hemoglobin darah.

Siapa saja yang harus minum Tablet Tambah Darah ?

  • Wanita Usia Subur (WUS) remaja atau wanita pekerja
  • Ibu Hamil dan nifas
Bagaimana mengkonsumsi Tablet Tambah Darah ?

Untuk Wanita Usia Subur (WUS) dan wanita pekerja cukup 1 tablet seminggu namun untuk wanita hamil dan migas 1 tablet setiap hari.Untuk penderita anemia sendiri sebaiknya konsultasi dahulu  Dengan dokter.

Perlu di garis bawahi yaitu ketika minum TTD tidak boleh bersamaan dengan minum teh,kopi dan susu karena akan menghambat penyerapan zat besi.



Setelah ibu DR .Dr. Mustinya memaparkan tentang anemia di lanjut oleh Ibu Angie Nurakhmayani ,Head of Consumer Health PT Merck Tbk.Beliau memaparkan bahwa kampanye Indonesia Bebas Anemia dicanangkan sebagai reaksi terhadap kurangnya pemahaman masyarakat terhadap anemia yang menyebabkan besarnya presentase penderita anemia di Indonesia.

Adapun kampanye dari Merck melalui Digital dan Event yang diadakan.Merck sendiri sudah melakukan roadshow di Jakarta dan Bandung dengan jumlah orang yang ikut berpartisipasi mencapai 5000 orang.


Dalam Roadshow tersebut Merck memberikan edukasi kepada masyarakat dan juga adanya Tanya Anemia Center .Di Roadshow tersebut Merck membagikan juga gelang -gelang yang sesuai golongan darah kita .

Merck bekerja sama juga dengan berbagai pihak beberapa tahun terakhir melakukan kampanye edukasi pemahaman tentang anemia.Karena merck sangat sadar bahwa anemia menyebabkan produktivitas kerja biduanita ataupun pria dapat terganggu karena penurunan kondisi fisik akibat anemia.

Akhirnya artis cantik Mona Ratuliu sharing tentang kehidupan dia sebagai ibu sekaligus working moms yang tentunya memerlukan asupan nutrisi yang baik agar tetap fit menjalani perannya.

Biasanya ya kita sebagai ibu jarang banget memperhatikan asupan makanan untuk diri sendiri,yang kita pikirkan yaitu hanya asupan nutrisi untuk anak dan suami.Namun sebagai seorang ibu harusnya menjadi garda yang terdepan dalam rumah tangga.Seorang ibu sebisa mungkin harus lebih dahulu memperhatikan asupan nutrisi nya.Karena jika seorang ibu sakit maka urusan anak dan rumah pasti kacau .

Memang sih upaya pencegahan anemia terkadang tidak mudah dilakukan dan tercapai dengan baik apabila adanya komitmen dari diri sendiri serta dukungan seluruh pihak terutama keluarga.
 
 




Dengan dibagikan gelang yang sesuai golongan darah kita yaitu kita turut serta berkomitmen untuk mengkampanyekan Indonesia Bebas Anemia. 

video


3 comments:

  1. Wah..keren mak langsung posting, btw aku blm ke booth tanya anemia center :-(

    ReplyDelete
  2. Wah..keren mak langsung posting, btw aku blm ke booth tanya anemia center :-(

    ReplyDelete
  3. Mba Amel cepet banget buatnya. Mantaap. Aku malah belum buat. Hikss :(
    Aku cek juga tapi hasilnya potensi anemiaa ...

    ReplyDelete