Tuesday, June 25, 2019

Keberkahan Bulan Ramadhan Yang Dirasakan JNE




Ramadhan bulan penuh berkah dan ampunan itu memang benar adanya dan itu yang saya rasakan tahun ini. Bagaimana tidak di bulan itu saya mendapatkan banyak rezeki berkah berlimpah yang tak terkira dari mulai banyaknya job yang datang saya juga menang 3 lomba blog huhu rasanya terharu banget deh berkali-kali dapat kejutan yang mungkin ga kepikiran juga sih. 

Monday, June 24, 2019

Belajar Nilai Persahabatan dan Pantang Menyerah Dari Film Koki-Koki Cilik 2



We are gonna have a good time
Oh so much fun
Bersama teman baru
Itu yang aku tunggu

Potongan lirik diatas adalah ost dari film Koki-Koki Cilik pertama yang masih diingat dan terngiang-ngiang ditelinga. Ya bagi saya dan anak-anak film ini sangat berkesan karena salah satu film anak-anak yang paling berkesan dan ngena banget dimana anak dan orang tua  mendapatkan banyak pelajaran dari film tersebut. Lucunya jadi setelah nonton film itu Shakila dan Kezia itu jadi suka pengen masak di dapur terus beberapa kali bilang pengen banget camping di hutan. 

Ya, itu tadi salah satu hal yang berkesan dari film Koki-koki cilik pertama. Setelah satu tahun berlalu akhirnya part 2 pun ditayangkan. Ya, beberapa lalu saya menghadiri Gala Premier Film Koki-koki Cilik 2 di Kota Kasablanka. Suasana Gala Premier sangat penuh oleh pengunjung karena para pemain turut hadir disana. Lalu gimana sih film ini?.


Film Koki-Koki Cilik 2 


 Film Koki-Koki Cilik 2 ini bisa dibilang ada hubungannya dengan yang pertama dimana masih mengenai cooking camp namun ada perbedaan mendasar yaitu kalau yang pertama berlomba-lomba meraih juara cooking camp dan yang kedua ini adalah lebih ke mempertahankan cooking camp.

Untuk pemainnya sendiri masih ada beberapa pemain lama seperti Bima, Melly, Chef Grant, Niki , Key dll. Nah di kedua ini ada beberapa pemain baru yang ada Muhammad Adiyat ( pemain pengabdi setan ) sebagai Adit , Kimberly Rider sebagai tante dari Adit dan Cristian Sugiono yang berperan sebagai ayah dari Adit. 

Di awal cerita cerita menunjukan bahwa para peserta cooking camp mengadakan reuni di cooking camp namun yang terjadi adalah kalau cooking camp ini rusak dan di tutup karena banyak orang tua yang tidak ingin mendaftarkan anaknya kesini.



Para alumni Cooking Camp menemui Chfe Grant kepala Cooking Camp, melihat chef Grant yang tidak ada semangat hidup dan rumahnya berantakan bisa digambarkan kalau beliau ini mengalami frustasi karena cooking campnya tutup. Melihat hal itu koki-koki cilik alumni cooking camp sangat sedih dan berinisiatif membangun kembali cooking camp.

Namun untuk membangun kembali cooking camp ini tidaklah mudah karena butuh banyak biaya. Mereka pada bingung bagaimana caranya mencari biaya dan tercetuslah ide jualan makanan hasil karya mereka tak berhenti sampai disitu mereka makah bingung makanan apa yang bisa dijual haha ( lucu deh pas momen ini ). 

Saat Kocil dan chef Grant bingung tiba-tiba datang lah tante Adel dan Adit yang berniat memasukan Adit ke cooking camp. Niatnya pun berubah setelah tahu kalau cooking camp ini akan tutup, setelah dijelaskan permasalahannya, Adit si anak murung ini membuat sebuah camilan yang nantinya akan dijual untuk mencari dana. Setelah di cicipi dan deal terpilih lah menu Adit untuk dijual.

Akhirnya mereka menjual makanan dengan food truck, semua ternyata tidak berjalan mulus ada aja hambatan dalam menjual makanan ini. Salutnya mereka tidak putus asa, si Adit yang pemurung perlahan mulai kembali ceria  karena kakak-kaka Kocil disana saling menyemangati dan sayang dia. 



Ternyata, di balik murungnya Adit ada kisah yang mengharukan disana dimana ada konflik batin antara alm. Ibu nya serta sang Ayah dimasa lalunya. Saat scene ini jujur saja di dalam bioskop saya nangis karena saking sedihnya dan jadi inget alm. Mama. 

Konflik batin juga dirasakan oleh Ayah Adit dimana karena pengalaman masa lalu lah beliau memprotect banget sang anak agar tidak ikut cooking camp. Karena pergolakan batin akhirnya Cristian Sugiono dan sang anak yaitu Adit harus bertarung dimana nanti pemenangnya akan memutuskan hasil apakah cooking camp ini kembali dibuka atau di tutup.

Saat battle disini sangat lucu dan penuh pelajaran dimana kita disajikan adegan -adegan  layaknya pertarungan masak. Lalu akhirnya gimana , apakah cooking camp ini di buka atau di tutup? Cuss deh jangan lupa nanti nonton mulai 27 Juni 2019 si Bioskop kesayangan anda karena rasanya ga bisa ya saya share semua mengenai Film Koki-koki Cilik 2 ini semuanya ,, nanti ga seru deh hehe. 



Menurut saya film Koki-Koki Cilik 2 produksi MNC Picture ini rekomen banget untuk ditontong keluarga di suasana libur sekolah karena banyak pelajaran yang bisa didapat. Dari film ini anak-anak bisa belajar arti persahabatan dan saling menguatkan satu sama lain. Anak-anak juga bisa belajar bagaimana bersikap kepada yang lebih tua, tidak mudah putus asa dan jangan pernah sekalipun membully orang lain karena dampak trauma dari bullying itu berpengaruh sampai dewasa. 

Dari Film Koki-Koki Cilik 2 juga saya sebagai orang tua belajar banyak dimana kita jangan egois kepada anak dan selalu berfikir semua pendapat kita tuh benar dan baik untuk anak namun belum tentu pendapat kita itu akan membahagiakan sang anak. Intinya agar ingin bahagia itu harus saling komunikasi dan coba saling mengerti apa kemauan dia dan tentunya sebagai orang tua juga kita harus mendukung pilihan sang anak selama dia positif agar dia bahagia. 

Saya sendiri ga sabar nih buat nonton bareng Shakila dan Kezia di Bioskop tanggal 27 Juni 2019 nanti. So,, buat mama dan papa yang masih bingung mengisi libur sekolah kali ini, bisa lho nontong sekeluarga Film Koki-Koki Cilik 2. 😉




Keberkahan Bulan Ramadhan Yang Dirasakan JNE

Ramadhan bulan penuh berkah dan ampunan itu memang benar adanya dan itu yang saya rasakan tahun ini. Bagaimana tidak di bulan itu sa...