Tuesday, March 14, 2017

7 Tips Menjadi Wisatawan Ramah Lingkungan

Traveloka


Assalamu'alaikum.
Kalau ditanya suka ga sih plesiran?? Pasti jawanya hampir semua orang itu suka plesiran atau sekedar pergi berwisata hanya untuk menyegarkan pikiran dan rutinitas yang cukup menguras tenaga serta otak.Bagi saya sendiri plesiran juga termasuk penghargaan untuk diri saya dan keluarga.Biasanya saya sendiri bersama keluarga melakukan plesiran dihari libur atau bisa juga hari kejepit hehe maklum lah ya anak-anak saya sudah sekolah-sekolah jadi sebisa mungkin saya berwisata itu dihari-hari tertentu.

Belum lama saya plesiran ke Bandar Lampung dan menginjak tempat wisata disana seperti ke Snorkeling di Pulau Pahawang.Pulau maupun tempat wisata lainya memang seperti yang kita ketahui itu paling banyak dikunjungi ketika weekend atau hari libur.Banyak orang berbondong-bondong menikmati tempat tersebut.
Bagi sebagian orang menikmati keindahan tempat wisata itu obat mujarab penghilang stress termasuk saya sendiri.Namun ada sebagian orang lainya yang tidak tanggung jawab banyak yang meninggalkan jejak yang tempat wisata tersebut menjadi rusak.Suka sebel ga sih kalau lihat orang-orang kaya gitu? Misalnya yang asal coret-coret atau buang sampah sembarangan.Menjadikan objek wisata untuk seperti sedia kala itu tidak sebentar lho, itu semua membutuhkan waktu.

Sayang banget kan kalau tempat wisata yang asri nan elok jadi rusak.Maka dari itu sebaiknya kita belajar nih jadi wisatawan ramah lingkungan biar tempat wisata tetap asri dan lestari.Bagaimana jadi wisatawan ramah lingkungan? Ini dia tips dari saya.

7 Tips Menjadi Wisatawan Ramah Lingkungan 

  1. Menggunakan Transportasi Umum


Langkah pertama yang bisa dilakukan oleh wisatawan ramah lingkungan adalah memanfaatkan transportasi publik untuk berwisata. Cara tersebut bisa membantu mengurai kemacetan di jalan dan mengurangi jumlah emisi gas karbon dioksida di udara.

Salah satu sarana transportasi umum yang cukup populer di kalangan wisatawan adalah kereta api. Selain menawarkan harga yang cukup hemat, kereta api juga memiliki jadwal keberangkatan yang pasti.

Cara pemesanannya pun cukup mudah. Anda bisa melakukannya melalui Aplikasi Kereta Api di Google Playatau melalui Traveloka.com. Jika tiket kereta api sudah di tangan, Anda hanya tinggal menikmati perjalanan liburan yang aman dan nyaman sampai di kota tujuan.
    
     2.Turut Menjaga Kebersihan




Sampah hingga kini masih menjadi masalah utama pencemaran lingkungan. Bahkan di sejumlah objek wisata danau dan laut, sampah yang dibuang sembarangan oleh para wisatawan menjadi ancaman bagi populasi ikan dan terumbu karang.

Saya termasuk orang yang paling gemaasss kalau lihat ada orang yang buang sampah.Gimana ga gemas la wong sampah yang mereka buang kan bisa merusak pemandangan juga plus sarang penyakit.

Nah kita sebagai wisatawan ramah lingkungan, menjaga kebersihan merupakan sebuah kewajiban. Tidak hanya bagi masyarakat setempat, lingkungan yang bersih juga bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi para wisatawan.

Meskipun tidak semua tempat wisata menyediakan tempat sampah, namun sebaiknya Kita tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Sebagai contoh, saat berada di lokasi wisata laut atau pegunungan, untuk sementara, Anda bisa menyimpan sampah Kita di dalam tas. Sesampainya di penginapan, Kita bisa membuang sampah tersebut ke tempat sampah.

Dengan ikut menjaga kebersihan, objek wisata kita dapat tetap bersih dan bisa menjadi tempat tinggal yang aman bagi hewan dan tumbuhan yang hidup di dalamnya.


     3. Memanfaatkan Fasilitas Hotel Dengan Baik




Saat ini, menemukan hotel yang nyaman sudah semakin mudah. Penyedia jasa pemesanan hotel online, Traveloka, bisa memberikan kita banyak pilihan kamar hotel dengan harga terjangkau dan fasilitas memuaskan.

Namun, meskipun hotel yang kita tempati bisa memberikan banyak fasilitas kenyamanan, sebagai wisatawan ramah lingkungan, kita juga harus bijak dalam menggunakannya.

Sebagai contoh, setelah digunakan, keran dan lampu kamar mandi harus segera dimatikan. Dengan demikian, kita sudah turut membantu menghemat energi listrik dan air dari alam.

   4.Turut Melindungi Satwa Langka





Beberapa satwa di Indonesia kini mulai terancam punah. Pasalnya, jumlah habitat asli satwa langka juga semakin berkurang. Tidak hanya itu, hewan-hewan yang sudah ditempatkan di cagar alam, suaka marga satwa, maupun di kebun binatang pun kian terancam.

Sebagai wisatawan, kita juga bisa berkontribusi terhadap keberlangsungan hidup satwa langka, yaitu dengan turut serta menjaga lingkungan serta membayar retribusi wisata dengan tertib.

Tiket masuk lokasi wisata yang kita bayarkan bisa menjadi bentuk dukungan terhadap satwa langka agar tetap terpelihara dengan baik.

   5.Membawa Kantong Belanja Sendiri


Kantong belanja merupakan alat bantu untuk membawa barang belanjaan. Selepas itu, kantong tersebut umumnya hanya akan berakhir di tempat sampah.

Untuk membantu mengurangi jumlah sampah di lokasi wisata, Anda bisa membawa kantong belanja dari rumah atau langsung memasukkan barang belanjaan ke dalam tas, tanpa perlu menerima tawaran kantong plastik dari toko.

Membawa kantong belanjaan juga menurut saya itu lebih hemat, kenapa? Karena saya biasanya membawa kantong belanjaan yang berbahan kain atau kanvas jadi kantong belanjaan tersebut bisa dipakai berkali-kali dan tentunya kita turut membantu melestarikan lingkungan.

   6.Tidak Mengunjungi Kawasan Terlarang




Di beberapa pegunungan, terkadang ada kawasan yang tidak boleh dikunjungi wisatawan. Hal tersebut mungkin karena wilayah tersebut merupakan habitat hewan liar atau sedang ditanami jenis tumbuhan tertentu.

Dengan menghindari kawasan terlarang, itu berarti Anda sudah turut serta melestarikan alam. Sebaliknya, memasuki kawasan terlarang bisa membuat beberapa jenis hewan terganggu dan tanaman menjadi rusak.

   7.Membeli Produk Lokal

Produk lokal- Aliexspress.com



Membeli barang-barang yang dibuat oleh masyarakat setempat merupakan bentuk dukungan terhadap pariwisata daerah yang sedang Anda kunjungi. Dengan membeli makanan khas dan buah tangan dari penduduk, Anda tidak hanya mendapatkan pengalaman wisata kuliner, tetapi juga sekaligus mendukung produk-produk dalam negeri.

Namun saat membeli suvenir, pastikan bahwa suvenir tersebut terbuat dari bahan yang tersedia melimpah di alam. Jangan sampai Anda membeli barang yang berasal dari tubuh satwa langka yang dilindungi. Sebab, hal tersebut bisa membuat jumlah satwa langka semakin berkurang dan mengalami kepunahan.

Semua tips diatas tentunya tidak sulit untuk kita jalani ketika berwisata.Yukk,,ahh mulai sekarang kita harus mencoba menjadi wisatawan ramah lingkungan agar destinasi atau tempat wisata yang kita kunjungi tetap lestari.

14 comments:

  1. Iya sebaiknya tetap jaga lingkungan dan tertib ketika berwisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa kalau plesiran wajib banget nih tetap jaga lingkungan dan tertib.

      Delete
  2. Setuju bgt dengan tips2nya. Kadang sebel bgt kalau lihat tempat wisata udah kayak tempat pembuangan sampah. Kesadaran untuk menjaga lingkungannya masih kurang dan mengandalkan penjaga kebersihan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama bun saya juga sebel klo liat orang yang buang sampah sembarangan 😴,

      Delete
  3. Bener banget tu, cari hotel saat liburan jadi semakin mudah berkat Traveloka. Yuk nabung biar bisa liburan lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk lahhh nabung buat plesiran sekeluarga hehe.

      Delete
  4. Aku kalau jalan2, beli produk lokalnya kalau ada sih batik ya .. kumpulin dulu kainnya, jaitnya ntah kapan huahaha :D

    ReplyDelete
  5. Aku pernah dlu mbak, gara2 krg merhatiin "rambu2" diarea wisata sampe nyasar ke area terlarang, nyaris jd santapan beruang mbaak .. hiiyyy..

    ReplyDelete
  6. Setuju bgt tipsnya..
    Dan sejauh ini saya adalah pengguna tetap traveloka hehehe

    ReplyDelete
  7. Sosialisasi baik dan kesadaran inisiatif perlu disadari bersama2 sebagai netizens yang baik.klo di luar negeri emang masyarakatnya cepat tanggap dan harusnya sebagian besar masyarakat Indonesia juga harus bersikap demikian.

    ReplyDelete
  8. Iyap...masalah menjaga kebersihan lingkungan penting banget terutama di Indonesia, mudah2an semakin bergeliatnya Pariwisata di Indonesia di ikuti perilaku yang positif juga.

    ReplyDelete
  9. Sama mak, suka gemes liat sampah pembungkus mie instant di hutan, pdhl katanya mereka pecinta Alam 😁

    ReplyDelete
  10. Info yang bagus mak amel, kadang2 kalau udah plesiran gak ingat hal yg kecil2 dipersiapakan seperti membawa kantong belanjaan sendiri

    ReplyDelete
  11. " 6. Tidak Mengunjungi Kawasan Terlarang"

    nah itu kadang suka ada wisatawan yang nyeleneh, semakin dilarang semakin penasaran dikunjungi
    secara, saya pernah pengalaman nemuin yang kayak gitu di suatu lokasi wisata yang keren
    nekat mereka, tapi seru lihatnya hi hi hi :)

    ReplyDelete

Wujudkan Umroh Bersama Ayah Lewat Program Berkah TOTAL Almeera

Assalamu'alaikum. Apa arti Ayah bagi kamu? bagi saya ayah memiliki banyak arti di kehidupan saya.Papa ..biasa saya menyebut sese...