Tuesday, September 4, 2018

Bijak Kelola Keuangan Keluarga Untuk Masa Depan Sejahtera




Setiap manusia memiliki impian, lalu apa sih impian terbesar kamu?.

Kalau ditanya mengenai impian saya sendiri memiliki banyak impian mulai dari memiliki rumah sendiri, mobil pribadi, memiliki deposito yang cukup untuk anak-anak dan memiliki banyak investasi untuk masa depan. Banyak ya impian saya? Hehe ya selama masih gratis memiliki impian kita bisa bebas menentukan impian terbesar apa saja di hidup kita. 


Apa impian itu dapat terwujud? Bisa banget ini semua tergantung kita sendiri.  Saya sendiri tipe orang yang optimis dan selalu percaya dengan kekuatan doa kalau semua impian itu pasti bisa terwujud, ya walaupun agak gimana gitu ya secara saya seorang single parents yang mengurus dan membiayai semuanya. Tapi entah kenapa saya punya keyakinan insya allah selalu ada jalan untuk mewujudkan impian saya.

Berdoa saja tidak cukup untuk mewujudkan impian kita, Impian bisa terwujud asal kita bisa kelola keuangan. Yes,, ini masih menjadi PR terbesar saya mengenai mengelola keuangan dengan benar.

Ibu berbagi bijak


Lalu bagaimana mengelola keuangan dengan benar? Nah saya sudah mendapatkan jawabannya dari mengikuti acara workshop #IbuBerbagiBijak  bersama Emak-Emak Blogger dengan tema "Bijak Kelola Keuangan, Kunci Keluarga dan Masa Depan Sejahtera" yang bertempat di RPTRA Ciganjur Berseri, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Saat mendengar #IbuBerbagiBijak saya langsung tau karensa saya memfollow instagramnya disana kita bisa belajar mengenai literasi keuangan, nah bersyukur banget tak hanya belajar lewat instagramnya kali ini saya mengikuti acara workshop secara langsung. 



Acara dibuka oleh sambutan dari mba Adhe Hapsari selaku Head of Corporate Communication PT Visa Indonesia, beliau mengatakan menjelasan mengenai #IbuBerbagiBijak . Jadi #IbuBerbagiBijak merupakan kampanye literasi keuangan persembahan dari VISA sebuah perusahaan teknologi pembayaran global.  

Kampanye ini sudah berlangsung selama 2 tahun dan tujuan dari kampanye ini yaitu Visa ingin mengedukasi dan mendorong para perempuan untuk berbagi pengetahuan seputar literasi keuangan dan program ini berkolaborasi dengan OJK ( Otoritas Jasa Keuangan). 

Kenapa menyasar perempuan? Karena faktanya menurut Survei Nasional OJK 2016 bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan perempuan itu masih rendah hanya sebesar 25,5 persen dan justru lebih dari laki-laki..huhu sedih juga ya padahal katanya Ibu itu bisa di bilang Menteri Keuangan keluarga lho #ehh bener ga sih? Hehe . Nah melihat hal ini Visa dan OJK lewat kampanye #IbuBerbagiBijak ingin mengedukasi para perempuan mengenai literasi keuangan agar lebih bijak kelola keuangan rumah tangga.



Acara kali ini dihadiri tidak hanya dari kalangan blogger saja tetapi juga hadir Ibu-Ibu pengurus PKK dan Ibu-Ibu dari HIMPAUDI ( Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini ). Narasumber yang hadir yaitu mba Prita Gozie , Financial Educator dan CEO & Chief Financial Planner ZAP Finance dan mba Gladies, seorang Womanpreneur pemilik Brownies Dapur Gladies.

Di mulai dengan mba Prita, beliau mengatakan walaupun kita sebagai ibu rumah tangga kita harus meleknliterasi keuangan, kenapa ibu-ibu perlu mengelola keuangan? Karena dengan bijak mengelola keuangan itu kunci keluarga dan masa depan sejahtera.


3 Tahap Dasar Menuju Keuangan Ideal 


Nah untuk mencapai masa depan sejahtera, keuangan keluarga harus ideal, nah gimana nih agar ideal? Jadi ada beberapa tahap dasar yang harus dikerjakan yaitu :

  • Financial Chek Up 

Nah jadi ga hanya kesehatan saja nih yang perlu chek up keuangan juga perlu chek up gimana caranya? Kita harus mencatat keuangan kita agar tau keuangan kita itu sehat atau sakit maka dari itu di sarankan kita mempunyai buku catatan keuangan.

Sehat kah keuangan kita? Yuk catat tahapannya : 

Apakah punya utang? 

Pada tahap financial check up kita bisa bikin list apakah punya pinjaman produktif atau tidak? Nah kalau punya utang sebaiknya besar ciciliah hutang itu tidak lebih dari 30% dari penghasilan kita. 

Biaya hidup lebih kecil dari pemasukan 

Unyuk biaya hidup jangan besar pasak dari pada tiang ya jadi biaya hidup itu tidak lebih  50% dari penghasilan kita.

Punya dana darurat

Iyes punya dana darurat itu penting, dana darurat minimal 3x pengeluaran rutin, dana darurat ini bukan untuk misalnya biaya shopping atau kepepet buat beli barang ya, dana darurat ini untuk misalnya seperti musibah, untuk kesehatan dan dana darurat ini harus berbentuk KAS . Untuk menyimpan dana darurat ya bisa lah ya pakai celengan.

Punya tabungan ?

Nah kita harus punya tabungan untuk rencana misalnya setiap tahunnya kita mudik maka kita harus punya tabungan untuk itu dan lalu investasi untuk masa depan. Nah kalau investasi sifatnya untuk jangka panjang.

  • Mengelola Arus Kas 


Tahap dasar menuju keuangan keuangan ideal yaitu Mengelola Arus KAS. Menurut mba Prita sebaiknya jika mendapatkan gaji dalam bentik uang tunai  itu langsung ke Bank uangnya masuk ATM jangan pegang cash ya, kalau pegang cash yang ada akan habis dalam beberapa hari hehe.

Nah pada mengelola Arus Kas disini kita dikasih rumus alokasi ideal untuk penghasilan bulanan.



Alokasi Ideal Untuk Penghasilan Bulanan :

  • 5% Zakat, Infaq , Sedekah
  • 10% Dana darurat dan Asuransi 
  • 30% Biaya hidup
  • 30% cicilan pinjaman
  • 15% Investasi
  • 10% Gaya hidup

Untuk masalah gaya hidup nih moms sebisa mungkin kita harus ngerem jangan lapar mata, jangan kalap saat belanja ke Mall ya. Mba Prita juga menjelaskan nih kalau untuk membeli kebutuhan sehari-hari misalnya untuk belanja sayur , cabe, bawang itu jangan ngutang ya,,harus bayar cash. Terus gimana nih kalau kita lagi pengen barang ini itu dengan harga yang lumayan?ya kita harus nabung dulu baru beli dan belinya ga boleh kredit ya. Jadi kita nabung sampai cukup lalu belinya cash.

  • Merencanakan Keuangan 

Terakhir adalah merencanakan keuanga, nah kalau merencanakan keuangan itu setelah semua alokasi terpenuhi dan setelah investasi baru deh kemudian merencanakan atau mewujudkan impian-impian kita. Seperti yang pada awal saya katakan bahwa impian bisa terwujud asalkan kita bisa kelola keuangan secara bijak dan kita bisa mewujudkan impian itu juga dengan cara  menambah penghasilan rumah tangga.


Ada 3 cara menambah penghasilan rumah tangga : 

  • Bekerja secara aktif
  • Menjadi investor
  • Menjadi womenpreneur

Bekerja secara aktif misalnya saja jadi wanita karir, lalu investor kita menyisihkan uang untuk investasi misalnya di saham nah yang terakhir yaitu menjadi womenpreneur. 

Kalau di lihat saat ini banyak sekali womenpreneur ya, banyak para ibu rumah tangga yang memiliki usaha yang penghasilannya tidak main-main dan bisa sukses. Saya sendiri juga dulu punya usaha tapi lagi-lagi gagal di tengah jalan dan mungkin ini karena ketidak tahuan saya dalam mengelola usaha. Dan disini lah saya mendapat pencerahan gimana sih menjadi womenpreneur.


Untuk memulai usaha itu ada 3 tantangan yang harus dilalui :


  • Kita mau usaha apa sih? 
Nah ini awalnya kita bertanya kepada diri kita sebenarnya kita mau usaha apa sih? Dan sebaiknya menurut mba Prita itu untuk menentukan mau usaha apa kita harus tau dulu Apa hobi atau kesukaan kita? Apakah ada pasar untuk hasil dari hobi? Apa jam kerja yang disukai? Nah kita harus tau itu semu dahulu sebelum memutuskan mau usaha apa.
  • Tidak tau untung vs rugi
Tantangan yang kedua itu tidak tau untung vs rugi nah kayaknya ini saya banget yang mana kacau saat melakukan usaha. Untuk itu agar keuangan usaha bisa lancar maka yang harus dilakukan yaitu pisahkan keuangan pribadi &usaha, punya catatan arus kas, modal investasi vs biaya.

Saat memulai usaha kita harus pisahkan keuangan usaha dan pribadi agar bisa tau alur keuangannya dan tidak tercampur. Punya catatan arus kas ini juga penting banget jadi pengeluaran sekecil apa pun harus di catat dan terakhir modal investasi vs biaya, nah ini dia gimana kita bisa tau usaha kita untung apa rugi kalau tidak tau modal investasi yang kita keluarkan berapa.

  • Pertimbangan lain
Pertimbangan yang lain yaitu kita memilih membangun usaha bermitra atau sendiri lalu modal dari mana?. Untuk awal memiliki usaha lebih baik kita sendiri saja dulu dan tidak berasal dari hutang kecuali untuk pengembangan usaha. 

Setelah tahu tantangan memulai usaha, kemarin mba Prita memberikan tips memgelola keuangan pebisnis,,ya bisa di bilang hampir sama dengan mengelola keuangan rumah tangga. Dan berikut tipsnya.

5 Tips Mengelola Keuangan Pebisnis 

  • Punya rencana pengeluaran
  • No utang konsumtif
  • Tabung & investasi
  • Dana darurat
  • Asuransi kesehatan & jiwa.

Brownies gladies

Sudah tau mau memulai apa dan tips mengelola keuangan pebisnis? Nah bisa dengerin nih sharing dari Gladies Rahman seorang womenpreneur pemilik Brownies Dapur Gladies. 

Mba Gladies Rahman sharing mengenai awal menjalankan usaha Brownies panggang ini. Jadi orang tua mba Gladies ini juga punya usaha untuk itu dia juga ingin punya usaha sendiri. Karena passionnya baking ya ia terjun membuat brownies ini. Ada alasan kenapa memilih brownies panggang karena brownies langgang ini lebih awet daripada brownies kukus, karena lebih tahan lama jadi pengirimannya pun bisa keluar kota.


Usaha yang sudah berdiri sejak 5 tahun lalu ini awalnya Brownies Gladies hanya menerima orderan di sekitar bandung lho dan buatnya pun hanya dari dapur rumahnya. Mulai dari belanja bahan, baking, packing sampai mencuci peralatannya pun dia sendiri yang melakukan. Nah kalau sekarang dia sudah memiliki toko untuk produksi dan dibantu oleh beberapa pegawai.



Kunci kesuksesan Brownies Gladies ini pertama dia terbuat dari bahan premium dan memiliki resep rahasia yang hanya sang owner yang tau lalu perencanaan keuangan bisnisnya ini di kelola dengan baik. Awalnya sih dia hanya memiliki satu rekening pribadi namun karena makin lama makin banyak transaksi makin banyak akhirnya dia punya rekening khusus untuk keuangan pribadi dan usaha.


Rekening usaha ini dibuat agar tau arus kas usahanya nah jadi catat sekali lagi nih kalau sudah jadi womenpreneur harus memisahkan rekening pribadi dan rekening usaha. Womenpreneur juga berhak mendapatkan gaji lho jadi gaji itu di ambil dari laba bersih.



Jadi gimana moms sudah mendapat pencerahan untuk mewujudkan impian terbesar? Sudah donk yang pastinya, mulai dari mengelola keuangan dengan bijak dan jntuk menambah penghasilan juga kita bisa jadi womenpreneur. 

Bagi saya menjadi womenpreneur itu bukan hanya salah satu cara untuk menambah penghasilan kita tapi menjadi womenpreneur itu keren banget karena bisa membuka lapangan pekerjaan juga ya kan? .

Tenang aja ya moms, saya juga masih banyak belajar mengenai literasi keuangan terutama bijak mengelola keuangan, yang jadi PR saya itu se,oga istiqomah menjalankan semua tips ini agar keuangan kita sehat selalu dan masa depan sejahtera. Dan untuk para mommies yang ingin belajar lebih banyak lagi bisa nih lihat di instagram @ibuberbagibijak disana suka ada tips mengenai perencanaan keuangan lho. So thank you Emak-emak Blogger dan Visa sudah mengajak saya belajar mengenai literasi keuangan. 

Emak-emak blogger


50 comments:

  1. langsung follow ig nya @ibuberbagibijak hihihi nungguin banget tips2 perencanaan keluarganya.. makasii infonya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama kak semoga tipsnya juga dijalankan ya hehe.

      Delete
  2. wah perlu banget nih financial check up buat tau kondisi keuangan keluarga

    ReplyDelete
  3. Pengelolaan keuangan perlu banget untuk mengetahui arus masuk dan keluar serta menyiapkan tabungan untuk hal-hal di luar dugaan

    ReplyDelete
  4. Emak harus ikut workshop beginian ya, mel. Secara kita menteri keuangan dalam rumah tangga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaa bener banget mak Eni ,, emak-emak harus ikut workshop kaya gini.

      Delete
  5. Mau juga ilmu financialnya, karena berguna sekali untuk kesehatan financial keluarga.

    ReplyDelete
  6. Tidak takut pakai bahan premium, ya, kalau usaha. Kalau mengaturnya benar, bisa kayak Brownies Gladies.

    ReplyDelete
  7. saya jadi kepikiran untuk belajar bijak kelola keuangan pribadi, biar punya tabungan buat masa depan

    ReplyDelete
  8. Perencanaan keuangan yang baik sangat perlu supaya kita bisa mewujudkan rencana2 kita ya mbak.
    Aku paling suka deh kalau ada workshop yang bahas ttg finansial2 kyk #IbuBerbagiBijak ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba April , aku suka workshop kaya gini.

      Delete
  9. Terima kasih banyak infonya. Aku jadi belajar banyak dari post mba ini. Kalau keuangan itu sangat perlu diatur sedari dini. Aduh apa kabar keuangan aku ya. Hihihi ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama kak,,yuk mulai sekarang coba kelola keuangan hehe.

      Delete
  10. Sebagai ibu memng mesti bijak kelola keuangan ya biar impian pribadi dan keluarga bisa tercapai, makaih sharingnya bermanfaat banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dobk harus bijak demi masa depan sejah tera hehe.

      Delete
  11. Saya termasuk penganut keseimbangan ada duit beli aja apa yang memang mau dibeli nggak ada ya udah hahaha. Tapi nabung penting jadi salah satu cara kelola keuangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah bemr banget mba Gita aku juga gitu.

      Delete
  12. Keluarga merupakan fundamental dalam pengaturan keuangan. jika mampu mengatur pengeluaran dengan pemasukan yang ada pasti bisa digunakan banyak pos. Percaya banget sih kalau emak emak pasti mampu mengelola dengan baik asal ada pelatihan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe harus percaya ya pak sama emak-emak hehe.

      Delete
  13. Wah wah, ilmu dan tipsnya kudu diterapkan nih di hidup aku. Huhuhu... aku kadang masih kelimpungan kalo ada sesuatu. Dana darurat masih susah untuk dicadangkan. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat kak,,yuk kita terapkan dan belajar bareng demi masa depan hehe.

      Delete
  14. InshaAllah ka, saat ini sudah mulai bijak dalam keuangan.. karena pernah mengalami keuangan yang sulit akibat mengelolaan keuangan yang tidak baik.. perencanaan keuangan memang no1 ya kaa.. jika keuangan sudah baik, tenang hidup ini.. serasa dipantai hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,, kalau keuangan baik hidup jadi tenang ya kak.

      Delete
  15. Aiihhh asyik bgt sih kak bisa belajar langsung Ama mbak Prita Ghozi... Aku salah satu penggemar beliau loh...

    ReplyDelete
  16. Aduhh perempuan yang satu ini bikin salut deh,udah pinter nulis,bijak kelola keuangan lagi.

    ReplyDelete
  17. Ah emang harua diingetin terus soal ini mah kadang suka kalap juga kalau nemu yg suka banget..ga inget nabung deh hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya kadang kita suka kalap ya kak apalagi liat diskon hehe.

      Delete
  18. iya nih harus pintar-pintar mengelola keuangan rumah tangga ya biar masa depan jadi lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyesss ,,semoga istiqomah ya kita mak hehe.

      Delete
  19. Menjadi womanpreneur emang insha Allah lebih berkah, selain untuk diri sendiri, juga untuk membantu orang lain melalui pembukaan lapangan kerjaan ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminn aminn,,semoga berkah ya usaha mba Gladies.

      Delete
  20. Jd seorang ibu harus pintar mengatur keuangan keluarga, jgn sampai punya penghasilan brppun tp ngga kelihatan hasilnya

    ReplyDelete
  21. Mba Prita mah top banget memang memberikan ilmu bijak dalam keuangan. Penting banget buat manajemen keuangan keluarga.

    ReplyDelete
  22. Ilmu financial gratis nih. Hidup mandiri, belajar financial

    ReplyDelete
  23. makasih untuk sharingnya mbak, kadang tuh kala baca ini secara teori jadi semangaat kelola uang biar lebih baik tapi kenyatannya ada aja yang harus keluarin duit jaddi abis lagi, abis lagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama , makasih kak Uni udah mampir hehe.

      Delete
  24. Seneng banget dapat ilmu ini, ini yang penting di miliki oleh siapapun, apakah itu dalam mengelola keuangan pribadi atau keuangan bisnis, terima kasih banyak yaaa

    ReplyDelete
  25. saya pingin banget umroh nih, jadi harus segera mengelola keuangan dengan baik di jaman serba dollar naik ini, mau umroh di bulan oktober ini, biar adem di makkah sama madinahnya...

    thanks mbak segera eksekusi nih ilmunya...

    ReplyDelete

Pelayanan Hotel Bintang 5 di Jakarta Yang Bikin Betah Untuk Staycation

Assalamu'alaikum. Apa kabar semua? semoga sehat selalu , penuh berkah berlimpah ya sekeluarga. Entah kenapa Shakila dan Kezia bel...