Wednesday, October 30, 2019

Film 99 Nama Cinta



" Hah, artis itu jadi cerai? Apa bener suaminya selingku?, kok bisa sih bikin sensasi kaya gitu demi terkenal?", kira-kira seperti ini yang sering kita pikirkan dan ngobrol sama teman saat nonton gosip di televisi. 

Acara infotainment di televisi rasanya sudah banyak banget ya, meliput kegiatan para artis berikut sensasinya. Tak bisa di pungkiri kalau acara gosip ini selalu tinggi ratingnya karena menampilkan artis-artis idola dengan permasalahannya. Yups, bisa dibilang gosip ini merupakan ladang gibah hehe kalau kata teman saya menyebutnya. 

Lalu bagaimana saat Acha Septriasa yang berperan sebagai Thalia menjadi host sebuah acara gosip? Nah disinilah saya tahu saat saya nonton gala premier Film 99 Nama Cinta beberapa waktu lalu. 

Film yang dibintangi oleh Acha Septriasa, Deva Mahendra , Adinda Thomas, Chiki Fauzy, Susan Sameh, Dzawin, Roby purba, Ayana moon dan Ira wibowo ini sukses membuat saya tercengang, haru dan baper.  



Bagaimana tidak Acha yang berperan sebagai host gosip ini terlihat menjiwai sekali, rasa angkuh dan ambisius dalam bekerja ini kental sekali. Acara yang dibawakannya menduduki rating tinggi namun ada suatu kejadian yang membuat acaranya itu di cut.

Lalu hadir Deva Mahendra yang berperan sebagai Kiblat, laku-laki yang hidup di pesantren ini datang menemui Acha dan mengajak dia untuk mengaji. Ya namanya beda lingkungan , Acha hidup di kota metropolis dan Kiblat hidup dilingkungan pesantren tentu berbeda. 

Usut punya usut ternyata Kiblat dan Acha ini adalah teman masa kecil dan kedua orang tua mereka pun berteman dekat.  Ayah Acha sudah meninggal dan menitipkan wasiat kepada mama nya dan juga temannya yaitu ayahnya Kiblat. 

Film 99 Nama Cinta sangat kental sekali kehidupan pesantren dengan lokasi di Kediri, melihat hal itu rasanya seakan saya ingin sekali kapan-kapan bisa menginap di pesantren atau memasukan anak-anak ke pesantren juga karena ilmu agama.

Suasana pesantren yang adem dan kental ilmu agama juga ada disini. Bener-benar sebagai refleksi diri atau pengingat kepada Allah, dimana banyak potongan ayat Al-Qur'an dan juga hadist dihadirkan disini. 



Suasana pesantren yang asyik memberikan kesan tersendiri dimana menunjukan bahwa kebersamaan menuntut ilmu, kemandirian dan kesopanan dalam bersikap itu kental sekali. Tak hanya itu film ini diselipkan humor-humor lucu terutama oleh Dzawin , seorang komika yang natural banget ngelawaknya haha.

Lalu ada Chiki Fawzi, yups dara anak dari Ikang Fawzi ini juga hadir dan saya suka banget penampilannya disini yang muslim masa kini banget, pakaiannya yang fashionable dan pembawaanya yang lugas juga mampu menghipnotis semua. 

Chiki Fauwzi berperan sebagai seorang guru pendamping yang mana mendampingi anak-anak dalam belajar designer. Para santriwati disini belajar mendesign baju dan siapa sangka ilmu dari Chiki Fauzy ini bermanfaat untuk semua. 


Ilmu parenting juga dapat disini karena Ira Wibowo selaku single moms ini menurut saya pintar sekali dalam mengatasi kondisi antara ibu dan anak yaitu Acha. Mereka sama-sama sibuk dan ketemu juga larut malam namun saat ada konflik atau masalah Ira Wibowo mengajak komunikasi dengan anak yaitu Acha.

Perhatian dan feeling seorang ibu itu nampak disini,, oh ya satu lagi menurut saya Ira Wibowo disini itu seorang Ibu yang pintar dan juga asyik, benar-benar role mode buat saya banget deh. 

Semua pesan dari Film 99 Nama Cinta ini film romace , religi dan sentuhan humor dengan mudah tersampaikan dan dicerna. Saya sangat terhibur dan bahkan diakhir film sukses bikin saya baper.

Film karya Garin Nugraha yang disutradarai oleh Danial Rifki ini benar-benar dikemas menarik karena konflik, rasa kemanusiaan, religi dan humor ada disini.

Apakah film ini rekomen? Menurut saya sangat rekomen banget karena banyak pesan-pesan yang disampaikan untuk menjadi lebih baik sebagai manusia. Nah buat kamu yang ingin nonton, film ini akan hadir pada tanggal 14 November 2019 di Bioskop. 


No comments:

Post a Comment

Kamar keluarga Solusi Memulai Bisnis Properti

"Tujuan hidup kamu itu apa sih?", terlintas tanya kadang menghantui saya yang kini masih gamang  untuk menjawabnya. Meski be...