Operasi Kista Gigi


Biaya operasi kista gigi




"Sepertinya ada kista di gigi yang ini, tapi kita coba minum obat antibiotik dan nyeri selama beberapa hari kedepan kemudian kita liat hasilnya dengan rotgen ulang”, dokter gigi puskesmas menjelaskan hasil rotgen pertama.

“Hah, kista gigi?, ini beneran dok? “, tanya saya yang masih tidak percaya apa yang dokter bilang.

“Iya sepertinya kista gigi, kalau kecil masih bisa diobati dan hilang dengan antibiotik namun jika tidak hilang ya di operasi di Rumah sakit. Jadi sekarang saya kasih antibiotik dan anti nyeri, kalau antibiotik habis bisa ke sini lagi ya”, dokter kembali menunjukkan foto rotgennya

“Kok bisa ada kista di gigi saya?”, tanya saya yang masih agak syok mendengarnya. 

"Ya bisa, ini karena gigi yang bolong tidak dirawat dan ditambal akhirnya bakteri dari hasil sisa makanan yang membusuk mengendap bikin infeksi, gusi bengkak dan bikin nyeri, tapi kita liat setelah minum antibiotik ya, kalau sudah habis ke sini lagi dan rotgen ulang", dokter kembali menjelaskan. 

Kista gigi terjadi ketika terbentuk kantong yang berisi cairan yang terbentuk di sekitar gigi dan mulut, salah satu penyebab dari kista gigi adalah gigi yang berlubang yang tida menjalani perawatan dan penyakit kista gigi biasanya juga diakibatkan oleh adanya infeksi pada akar gigi yang mati" rsanissa.co.id

Perjalanan Panjang Menuju Operasi Kista Gigi 

operasi kista gigi


Ya, 14 Februari 2020 pagi itu membuat saya syok, mendengar penjelasan dokter dari hasil rotgen. Ke dokter gigi sendiri niatnya itu untuk tambal tapi karena tidak ada tambal estetika akhirnya saya mengajukan untuk cabut gigi saya yang bolong. Saat melihat gigi depan geraham kanan bawah yang kondisinya gusi bengkak dokter tidak mencabutnya dan langsung bilang sepertinya ini bukan bengkak biasa makanya beliau langsung memberikan surat rujukan untuk rotgen. 

Tanpa banyak tanya, saya langsung ke RS Pesanggrahan untuk rotgen karena di Puskesmas tidak ada rotgen. Untuk rotgen sendiri tidak di cover BPJS jadi bayar cash. Yups rotgen pertama RP 160.000 kalau tidak salah. Setelah rotgen keluar saya pun kembali ke Puskesmas dan mendapatkan kabar bahwa ada Kista Gigi. 

5 hari berlalu, tanggal 20 Februari saya kembali ke Puskesmas untuk cek gigi yang bermasalah ini. Melihat ternyata tidak ada perubahan saya dikasih surat rujukan untuk rotgen kembali. Namun kali ini tidak rotgen full gitu dan biayanya juga lebih murah dari rotgen pertama. 

Selesai rotgen saya kembali ke Puskesmas dan benar saja Kista Gigi ini masih ada dan mau tidak mau harus tindak lanjuti dengan cara operasi di Rumah sakit. Karena saya pengguna BPJS akhirnya dokter di Puskesmas memberikan rujukan ke RSUD karena untuk bedah mulut sendiri yang bekerjasama  dengan BPJS ya hanya RSUD .

Ini saya baru tahu kalau ternyata RS Swasta seperti RS Sari Asih yang beberapa tahun lalu saya Operasi Gigi Bungsu sudah tidak bekerjasama lagi. Okeh, saya menyetujui ke RSUD, setelah dapat surat rujukan saya langsung ke RSUD.

Sesampainya di RSUD saya langsung menuju Poli Bedah Mulut dan langsung memberikan surat rujukan. Saat itu banyak pasien juga yang antri ke Bedah mulut. Oke akhirnya saya di panggil dan langsung di kasih jadwal sama perawat, saya harus datang kembali tanggal 14 Mei 2020 untuk bertemu dengan dokter.  14 Mei ini 1 hari sebelum surat rujukan itu exp. 

"Hah, 14 Mei? 3 bulan lagi saya kesini lagi hanya untuk bertemu dokter dan itu baru konsultasi belum tindakan?", tanya saya syok, kaget. Iya kaget harus 3 bulan menunggu ketemu dokter saja. 

Oke, saya masih berfikir positif dan memang pengguna BPJS itu banyak sekali. Tapi ada juga pikiran negatif dimana kok perawat langsung kasih jadwal 1 hari sebelum surat rujukan itu exp? Apakah benar jadwal pasien yang kosong bisa setepat itu sehari sebelum exp? Entahlah. Maaf juga, saya tidak menyebutkan nama RSUD tersebut tapi yang pasti dengan kejadian ini jadi pelajaran juga kalau kita penting banget punya dana darurat.

Operasi Kista Gigi di RS Sari Asih Ciputat



Hari demi hari berlalu, gigi saya sakitnya makin gak karuan dan hampir setiap malam saya pakai koyo dari mulai bawah pipi, leher dan pundak. Ya memang tidak main-main nyerinya, sakitnya itu sampai bikin pusing huhuhu. Menunggu sampai ketemu dokter 14 Mei rasanya saya sudah menyerah dan akhirnya saya memutuskan untuk Operasi ke Rumah Sakit Terdekat dengan bayar cash. 

Awal Maret saya mencoba terus browsing mengenai Operasi Kista Gigi ini. Akhirnya ingat dengan aplikasi Halodoc, aplikasi kesehatan yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya. Di Aplikasi Halodoc saya mulai cari Rumah sakit mana yang ada Poli Bedah Mulutnya. Setelah di cari dan sreg akhirnya saya putuskan untuk memilih kembali Rumah Sakit Sari Asih Ciputat. Ya, akhirnya setelah 6 th lalu Operasi Gigi Geraham Bungsu sekarang kembali lagi untuk Operasi Kista Gigi. 

Menurut saya aplikasi Halodoc ini sangat membantu biasanya saya hanya konsultasi dengan dokter di Halodoc atau beli obat online disana. So, buat kamu yang ingin konsultasi dengan dokter, membeli obat online atau mencari rumah sakit terdekat bisa lewat Halodoc. Senengnya di Halodoc itu informasinya cukup lengkap sampai nama dan jadwal dokter praktek pun ada. 

Rumah sakit sari asih ciputat


Yups, akhirnya 4 Maret 2020 saya memutuskan untuk Operasi Kista Gigi. Sebelum ke RS saya booking nomer antrian ke Poli Bedah Mulut. 

Jujur saja deg-degan banget sih karena saya bayar cash,ya you know lah yang namanya OP Bedah Mulut itu mahal 5th lalu aja untuk OP Geraham Bungsu kalau bayar cash 1 gigi aja hampir 3 juta huhu makanya sebelum ke RS saya cairkan dulu dana darurat saya.  Sore hari saya sudah datang di RS Sari Asih dianter Papa, beliau menguatkan saya dan agak kesal karena katanya saya tidak terbuka dengan kesehatan saya hehehe sorry Pa, ga terbuka biar Papa ga cemas 😘

Akhirnya saya menyuruh Papa pulang, karena kasian Shakila dan Kezia di rumah gak ada yang jaga. Prosedur untuk Operasi Kista Gigi di RS Sari Asih ini cepat dan ga ribet sama sekali. Jadi kita datang langsung antri di pendaftaran dan dapat nomer antrian Poli Bedah Mulut. 

It's time hehe, setelah daftar dan mendapat nomer antrian Poli Bedah Mulut, kita di cek tensi darah dan berat badan terlebih dahulu oleh perawat. Tak lama setelah itu antrian saya di panggil dan jenjeeenggg masuklah ke Poli Bedah Mulut. 

Dokter dan perawat sangat ramah, dan langsung saja saya kasih 2 rotgen saya ke dokter. Hmm.. okeh, iya sepertinya ini ada kista di bawah akar giginya dan saya disilahkan untuk naik ke tempat eksekusi *ciee ilahhh hahaha. 

Mengobati Kista Gigi



Bismillah, dokter menyuntikkan 2 kali obat bius, setelah kebas akhirnya dokter mulai mencabut gigi nya dan akhirnya gigi itu keangkat sampai kista-kistanya keliatan. You know what ? Ternyata kistanya itu kaya daging merah gitu duhhhh gemesss banget liatnya ternyata ini toh yang bikin saya sakit gak karuan huhuhu. 

Sekitar 15 menit saya Operasi Kista Gigi dan kemudian langsung antri ambil obat antibiotik, anti nyeri dan vitamin. Yups untuk OP ini kita bisa langsung pulang yes dan ga nginep. Oh ya, untuk biaya Operasi Kista Gigi ini ternyata Alhamdulillah banget jauh dari ekspetasi saya sebelumnya. Saya pikir berjuta-juta tapi ternyata kurang dari 1 juta  Alhamdulillah banget ya Allah.
 

Biaya Operasi Kista Gigi : 

Biaya Pendaftaran = Rp 175.000,-
Biaya Operasi + Obat = Rp 697.000,-


Lalu apakah sakit Operasi Kista Gigi? Masya Allah sakit banget huhu. Keluar dari Poli Bedah Mulut dan antri obat itu saya udah mulai berasa nyeri banget huhu. Selepas obat ditangan akhirnya saya pulang jam 11 malam naik taksi online. Karena sudah ga kuat sama rasa sakitnya saya ajak mampir sopir taksi online untuk beli roti dan air untuk minum obat. 

Kapas bekas operasi aku buang dan makan roti lanjut minum obat, Alhamdulillah mendingan tapi kalau di pikir-pikir lebih baik satu kali daripada terus-terusan sakit gigi sampai kepala ya kan?. 


Perawatan Setelah Operasi Kista Gigi 

2 hari setelah Operasi masih terasa bengkak dan nyut-nyutan banget bahkan sampai pusing juga sih. Untuk mengatasi hal itu paling saya minum obat dan untuk pereda nyeri saya tidak minum rutin jadi kalau berasa sakit banget baru minum. Untuk perawatan setelah operasi tidak ada yang khusus namun ada beberapa yang harus kamu lakukan sih untuk meminimalisir sakit dan juga agar luka bekas operasi cepat pulih. 
  • Kompres dengan waslap dingin atau Ice gel
Yups, setelah operasi gusi dan pipi kita akan sedikit bengkak dan nyeri nah untuk mengatasinya sendiri saya kompres pipi saya dengan ice gel. Rasanya lebih nyaman dan bengkaknya pun cepat kempesnya. 
  • Rutin minum antibiotik 
Nah ini jangan sampai terlewat ya, antibiotik dari dokter harus di habiskan tepat waktu dan untuk pereda nyeri diminum saat nyeri tak tertahankan saja yes. 
  • Jangan makan yang terlalu panas dan pedas 
Setelah operasi saya memilih makan yang bertekstur tidak terlalu keras, panas dan pedas karena ini akan terasa sakit huhu. So, buat yang abis OP gigi libur dulu ya makan yang terlalu panas dan pedas. 
  • Minum Vitamin C 
Manfaat Vitamin C itu banyak sekali untuk tubuh dan kulit salah satunya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu proses pemulihan. Yups selain berfungsi untuk membantu sistem kekebalan tubuh Vitamin C juga membantu proses penyembuhan luka dengan cepat. Saya sendiri minum vitamin C sebanyak 1 kali sehari. 
  • Minum air putih yang cukup
Tak hanya vitamin saja yang bagus untuk tubuh, minum air putih yang cukup juga banyak sekali manfaatnya selain mencegah dehidrasi , air putih juga membantu ginjal bekerja yes. 
  • Makan buah dan sayur 
Mengkonsumsi buah dan sayur ini wajib banget dan selama habis OP kemarin saya lebih banyak makan sayur yang berkuah gitu dan untuk buah di jus. 
  • Menjaga kesehatan dan kebersihan mulut 
Terakhir adalah menjaga kesehatan dan kebersihan mulut, yups ini penting sekali karena luka bekas OP Kista Gigi itu kemarin tidak di jahit jadi meskipun makan di sebelah sampingnya tetap saja pasti ada sisa makanan yang masuk ke bekas luka tersebut. Untuk itu tidak lupa selalu menggosok gigi minimal 2x sehari dan juga menggunakan obat kumur. Saya sendiri selalu menggunakan Betadine Obat Kumur antiseptik karena tidak mengandung mint dan gak bikin perih. 



Yups, itu lah treatment pasca Operasi dan kisah perjalanan Operasi Kista Gigi. Kalau ditanya apakah kapok? Kapok banget yes karena menghabiskan waktu, tenaga, uang dan rasa sakit juga. Dan pesan saya juga dari dokter yaitu penting banget melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali lalu jika ada gigi yang bolong harus cepat ditambal karena nanti ya salah satunya seperti ini ada Kista Gigi. Terakhir, semoga pengalaman ini bermanfaat dan menjadi pelajaran untuk kita semua untuk lebih aware sama kesehatan gigi kita 😉














20 komentar

  1. itu rasanya awalnya gimana kok bisa akhirnya ke dokter dan ketahuan ada kista gigi? sakit gigi biasa atau ada sakit lain yang menyertai?

    BalasHapus
  2. wah ilmu baru, makanya saya senang BW hahaha soalnya suka dapat ilmu baru, saya baru tahu ada yg namanya kista gigi dari mbak

    BalasHapus
  3. Ameeel..akutu ga pernah sakit, tapi sekalinya sakit pasti gigi hahaa. Apalagi pasca melahirkan ampe sekarang gudah 6x ke ruangan ops bedah mulut, kalo ga kista abses, gigi bungsu . Untungnya enak di depan rumah operasinya bedah mulutnya, meski harus ngikut aturan, rontgen,cek darah, dll beneran kudu fit. Ahh sekarang gigiku abiiss..

    BalasHapus
  4. yaa Allah.. Amel untung ketahuan ya, kalau engga hiiiy.... pet sembuh ya Amel

    BalasHapus
  5. Aduh aku takut sakit gigi mb Amel. Smoga ga kejadian lagi ya mba. Nyilu dan atit banget kalau sakit gigi

    BalasHapus
  6. Ya Allah.. Kista juga ada nemplok ke gigi mba..ya Allah..naudzubillah ..gak kebayang sakitnya Mba �� cepat sembuh Mba Mel

    BalasHapus
  7. Nice share mb, kita jadi tau ada yang namanya kista gigi.

    BalasHapus
  8. Saya baru tau tentang kista gigi. Duh nyut-nyutan ngebayanginnya.

    Btw, itu foto di tangga Amel sama papanya, kan? Yang motoin siapa, Mel? Kepo aja ya saya :D

    BalasHapus
  9. Baru tahu mbak kalau ada kista gigi. Aku kadang abai dengan masalah gigi. Kalau terasa sakit cuma beli obat aja ke apotek. Berarti sekarang harus aware ya sama kesehatan gigi. Halodoc sangat recommended untuk menggali informasi seputar kesehatan kita.

    BalasHapus
  10. Haduh serem banget yah. Harus rajin merawat Gigi nih. Jangan sampe sakit gigi pas lagi pandemi begini. Alhamdulillah sudah teratasi ya Mel. Sehat selalu

    BalasHapus
  11. Bacanya bikin merinding, akupun baru tahu ada kista gigi huhu.. dan memang kita jangan abai sama kesehatan gigi yaa.. jangan sampe gigi berlubang huhu.. anakku yang kecil giginya sudah berlubang dan ditambal hiks, semoga sekarang sudah lebih baik ya mbak.. sehat terus dan tetap jaga kesehatan gigi kita

    BalasHapus
  12. serem ya ternyata ada kista gigi segala... >,<

    btw, liat rontgen giginya jadi keingetan hasil rontgen gigi saya yang juga miring2 gak jelas kayak hidup yang morat-marit ini.

    BalasHapus
  13. Kak Ameeelll///
    Pas banget niih...aku juga lagi sakit gigi kaan...kayanya antara tambalan ambles atau hilang sama sekali. Kalau lagi shaum, ga kerasa sakit. Tapi kalau pas buka, buat ngunyah, mashaAllah~

    Pas konsul via wa sama dokter gigiku (masih tetangga), katanya disuruh minum obat pereda nyeri aja.
    Heuheuu~

    Jadi aku mesti segera ke dokter gitu yaa...?

    BalasHapus
  14. Aku retak waktu itu giginya untung aja langsung dicabut kalau gak bisa abses kata dokternya, yang dirasa sih ngilu gitu kalau makan. Aku baru tau kalau kista ada di gigi juga ya

    BalasHapus
  15. Aku baru tahu ada sejenis kista gigi mbak dan bersyukurlah kalau masalahnya sudah selesai. Jadi rajin memperhatikan kondisi gigi sendiri dan keluarga nih mbak.

    BalasHapus
  16. baru tau banget aku mbak kalo ada yang namanya kista gigi. aku paling banter berobat ke dokter gigi tuh untuk nambal dan perawatan akar, gigiku juga udah banyak yang ga karu2an nih haha

    BalasHapus
  17. Ya ampun mba aku baru tahu ada namanya kista gigi ternyata krn gigu bolong dan sisa makanan dan udah tepat y mba mending lgsg ke rumkit lain drpd nunggu pake bpjs lama banget dah..

    BalasHapus
  18. Aku jadi ingat kapan hari gigiku juga bermasalah. Ada polip katanya di gigi karena berlubang dan kuman bersarang di sana. Tadinya disarankan perawatan akar gigi saja. Eehh setelah bolak-balik klinik faskes dan RS tipe C, akhirnya ke RS tipe B ya solusinya dicabut juga giginya. Hadewww... tau gitu cabut aja dari awal daaahh.. ga pake bolak-balik dan sakit keliyengan. :))

    BalasHapus
  19. Good thing that you decided to do the operation and take care of your teeth. I can imagine if it gets worse and worse and how painful it can be

    BalasHapus
  20. Anakku jg gitu 1 bulan gusinya masih bengkak ternyata akar giginya bernanah waktu itu operasinya ditempatdrg praktek yg lumayan lengkap, lumayan banget bayarnya karena cash utk 1 gigi sekarang kapok gigi bolong sedikit langsung tambal

    BalasHapus

Hallo, mohon tidak komentar dengan link hidup ya 😉