Friday, September 15, 2017

Gathering Blogger Kesehatan di Semarang , Dukung GERMAS part 1



Assalamu'alaikum.
Mungkin tulisan ini agak telat ditayangkan tapi percaya deh kalau tulisan ini sudah nyangkut di draft selama 1 minggu lebih huhuhu maafkanlah.Senin tanggal 28 Agustus 2017 alhamdulillah akhirnya saya merasakan naik pesawat untuk kedua kalinya.Agak penuh drama sih saat menuju travel ke bandara hehe tapi drama itu musnah sudah bersama pengalaman saya mengikuti KunLapTik 2017 bersama Kemenkes RI di Semarang.

Rasa syukur tak henti-hentinya saya ucapkan saat di dalam pesawat menuju Semarang.Perjalanan Jakarta-Semarang tidak lebih dari 1 jam lamanya.Dari bandara rombongan blogger langsung menuju Hotel Santika Semarang, tempat dimana kita semua menginap dan berlanjut acara.Sesampainya di Hotel kita semua ngopi cantik dulu sambil menunggu rombongan Blogger Semarang.

Wah,,asli seneng banget bisa ketemu blogger Semarang yang mana selama ini hanya berteman di dunia maya dan akhirnya kita bisa meet up di acara penuh berkah ini.Sebanyak 49 Blogger Jakarta, Semarang, Garut, Lampung,Bandung berkumpul menjadi satu di acara ini.

Acara temu blogger bersama Kemenkes RI mengambil tema "Mari Hidup Sehat dengan GERMAS".Sebelum acara dimulai kita semua Hand Hygine Dance tarian yang mengedukasi bagaimana mencuci tangan dengan benar.Walau masih ngantuk banget karena belum tidur tapi saya tetap semangat mengikuti dance ini.Musiknya dan gaya tarian membangkitkan moodbooster saya.Saat menari Hand Hygine Dance ini saya kepikiran anak-anak, kayaknya anak-anak wajib banget nih tau tentang dance ini hhehe.

Narasumber blogger kesehatan gathering di Semarang kali ini yaitu Bapak Arvian Nevi  selaku Dinkes Prov Jawa Tengah,  Dr.dr. Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH , dr. Widoyono, dan juga Mas Anjarisme selaku moderator acara.


Beberapa tahun terakhir para penderita PTM ( Penyakit Tidak Menular ) semakin tinggi dan harus ditangani secara serius karena PTM ini memebeni keuangan negara yang cukup banyak.Kalau dulu Dinkes berfokus pada penyakit menular namun kali ini lebih fokus kepada PTM.Tingginya penderita PTM ini disebabkan berubahnya pola hidup yang tidak sehat.

Bayangkan saja kalau dulu penderita gagal jantung atau ginjal itu kebanyakan dialami oleh masyarakat usia diatas 40 th tapi sekarang yang muda pun sudah banyak mengalami penyakit tersebut.Mulai dari segi pengobatan, perawatan penyakit PTM ini sangat mahal dan yang pertama menduduki yaitu penyakit jantung.Dan di Jateng sendiri PTM yang terbesar yaitu penyakit kanker.Kanker ini penyakit tidak menular yang terus meningkat setiap tahunya.

Pola hidup yang kurang sehat menjadi pencetus utama penyakit tidak menular ini.Ga mungkin juga donk Kemenkes membiarkan PTM ini terus meningkat setiap tahunya maka dari itu Kemenkes terus gencar mensosialisasikan GERMAS yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.Germas merupakan tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.


GERMAS salah satu cara mencegah terjadinya penyakit tidak menular.Kegiatan mensosialisasikan ini terus di gencarkan oleh pemerintah mulai dari desa hingga kota.Gerakan masyarakat hidup sehat ini ada 6 tingkatan yang ingin dicapai yaitu Peningkatan Aktivitas Fisik, Peningkatan Perilaku Hidup Sehat, Penyediaan Makanan Sehat dan Percepatan Gizi, Peningkatan pencegahan dan Deteksi dini penyakit,Peningkatan kualitas lingkungan, serta peningkatan edukasi hidup sehat.



Lalu GERMAS itu apa saja?

  • Melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari
  • Mengkonsumsi buah dan sayur
  •  Memeriksa kesehatan secara rutin 
  • Tidak merokok
  • Membersihkan lingkungan
  • Menggunakan jamban 
  • Tidak mengkonsumsi alkohol
Gerakan masyarakat hidup sehat ini dimuali dari lingkungan kecil yaitu keluarga.Dari keluarga kita bisa melakukan gaya hidup sehat dan melaksanakan CERDIK. 

CERDIK 

C= Cek kesehatan secara rutin
E= Enyahkan asap rokok
R= Rajin olah raga
D= Diet sehat dengan kalori seimbang
I= Istirahat yang cukup
K= Kelola stres




Untuk menuju Indonesia sehat tentunya perlu dukungan dari semua pihak melalui GERMAS maka diperlukanya aksi nyata yaitu mulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, teman dan mengajak seluruh lapisan masyarakat dengan mengkampanyekan GERMAS bisa melalui sosial media.

Salah satu upaya kampanye melalui media sosial yaitu seperti sekarang ini blogger kesehatan gathering.Kenapa dipilih blogger ? karena mereka aktif di sosial media yang mana saat ini hampir semua masyarakat memiliki sosial media.

Panjang lebar talkshow hari pertama di semarang mugkin tidak bisa saja jabarkan semuanya tapi yang pasti setiap daerah juga harus berperan penting dalam mendukung GERMAS ini dengan cara misalnya bebas rokok, menyediakan taman gratis yang banyak pohon agar masyarakat tertarik melakukan olah raga dll.

Untuk menjadi Indonesia sehat tidak lah mustahil jika seluruh lapisan masyarakat mau pun instansi turut mendukung gerakan ini.Karena kalau hanya kita sendiri ya akan susah.Tapi saya optimis semoga saja angka penyakit tidak menular ini akan turun setiap tahunnya.











29 comments:

  1. Yuk, terus galakkan Germas! Sering beraktivitas fisik dan makan buah sayur yg banyak.

    ReplyDelete
  2. aku lupa foto foto pas acara coba kak amel. keasyikan ngetweet. wkwkwk

    ReplyDelete
  3. Acaranya seruuu apalagi bisa poto bareng Kak Amel #eh

    ReplyDelete
  4. tetap menajga kesehatan diri masing masing supaya tetap sehat jasmani dan rohani tentunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupss ..Jasmani dan rohani harus seimbang

      Delete
  5. Kadang saking sibuknya, aku sampe jarang olahraga. haduhhh,,,, gimana ini ? #duniaFaisol

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat kak..yuk mulai olah raga ringan.

      Delete
  6. Semoga semakin sehat ya Kakak dan bisa naik pesawat lagi untuk kesekian dan sekian kalinya. Selalu sehat bersama GERMAS shg bisa mgajak duo sipit naik pesawat. Amiin

    ReplyDelete
  7. Mencegah lebih baik daripada mengobati, masih berlaku hingga sekarang. Belum sakit jadi belum tahu betapa mahalnya hjarga sebuah kesehatan. Yuk jalani GERMAS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tips mencegah lebih baik daripada mengobati.Berasa banget kalau mengobati itu muahaalll biayanya.

      Delete
  8. mau dong kakk, penjabaran materinya biar bnyk yg tau :) #DukungGermas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kakak nanti aku jabarin materi yang ke dua.

      Delete
  9. Dukung Germas karena memang bagus untuk kesehatan lingkungan dan keluarga. Alhamdulillah aku tak merokok dan masih doyan makan sayur. Makasih sudah sharing mba Amel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama_sama mba Rach, terima kasih banyak atas kunjunganya.

      Delete
  10. senam mencuci tangan itu uni ya mba. saya aja sampai sekarang hafal

    ReplyDelete
  11. saya sepertinya sudah melakukan teknik CERDIK itu . namun untuk Diet.. Seperti nya hahahah

    ReplyDelete
  12. Event macam gini OK banget buat edukasi niiih
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama_sama mba, terima kasih banyak atas kunjunganya.

      Delete
  13. Wah mantap mbak kunia, sudah naik pesawat dua kali. Mudah2an selanjutnya terus mengelilingi Indonesia dan dunia naik pesawat terus., BTW memang benar banget kalau blogger di pilih sebagai influencer untuk germas. Mereka mempunyai kapasitas untuk menularkan virus positif hidup sehat melalui blog yang bisa dibaca oleh siapa aja

    ReplyDelete
  14. Jadi penglaman tersendiri ya Mba bisa bertemu dgn Blogger2 Semarang dan harapannya dengan adanya GERMAS ini, penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia angkanya semakin berkurang. Aamin

    ReplyDelete
  15. Gak kuah akh, kakak jalan-jalan terussss.

    ReplyDelete
  16. acara kunlaptik beneran seru dan asyiiiik ya, semoga taun depan ada lagi

    ReplyDelete
  17. Seru banget ya kegiatannya, selain ketemu blogger Semarang juga dapat banyak ilmu dari kemenkes.

    ReplyDelete

Makin Yakin Dengan Kualitas Obat Generik Setelah Berkunjung ke PT.Hexpharm

Assalamu'alaikum. Obat Generik Sama Khasiatnya Dengan Obat Paten.Bukan hal baru lagi simpang siur mengenai obat generik.Banyak...